Iklan Kemendes

Kades Karang Tinggi Tersangka Korupsi

MA saat diperiksa di Mapolres BU

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Satuan Resort Kriminal Polres Bengkulu Utara resmi meningkatkan status MA, kepala Desa Karang Tinggi, Kecamatan Karang Tinggi, Bengkulu Tengah, dari saksi menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolan keuangan desa, pada Kamis (22/8/2018).

Dugaan korupsi yang disangkakan kepada tersangka MA terkait pengelolaan keuangan desa tahun anggaran 2016. Kasusnya diproses polisi sejak awal Juni 2018 berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/1061-A/VI/Res 3.3 /2018/Bkl/Res Bkl Utara, tertanggal 6 Juni 2018.

Polisi mengungkap modus operandi tersangka yang diduga tidak mengelola keuangan desa secara transparan dan akuntabel serta tertib dan disiplin anggaran.

Indikasi tidak transparan itu menguak sejumlah kegiatan yang tidak direalisasikan alias fiktif, di antaranya tidak melakukan belanja pakaian dinas perangkat desa dan atribut
-atribut dan penyertaan modal BUMDes.

MA juga diduga tidak membayarkan honorium Pelaksana Teknis Pengelolaan Keuangan Desa (PTPKD); ada kegiatan pembukaan jalan lingkungan tidak selesai dilaksanakan; dan pembuatan gedung PAUD tidak selesai.
“Pengelolaan anggaran tersebut dikelola langsung oleh kades,” ungkap Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi WN, SH., SIK., MM melalui Kasat Reskrim AKP M. Jufri, SIK melalui pesan WhatsApp kepada sahabatrakyat.com.

Dikatakan, sesuai hasil perhitungan Ipda Bengkulu Tengah, kerugian negara yang ditimbulkan akibat tindakan tersebut adalah Rp. 135 juta lebih.

“Tersangka melanggar Pasal 2 Subsidair Pasal 3 UU RI Nomor 31/1999 jo UU RI Nomor 20/2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,” tutup Jufri.


Pewarta: MS Firman

Editor: Jean Freire

Komentar Anda
iklan kibar

Related posts