Iklan Kemendes

Sekda Nopian: GERMAS Corong Pola Hidup Sehat di Masyarakat

Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti menghadiri sekaligus memberikan materi pada Workshop Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat/ist

BENGKULU- “Bagaimana kita mendorong mereka dengan kesadaran sendiri agar hidup sehat itu betul –betul terpola,” jelas Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Nopian Andusti pada Workshop Pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Tahun 2018, Senin (2/7).

GERMAS sendiri merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen masyarakat, untuk berperilaku hidup sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Workshop ini sendiri dihadiri oleh kepala OPD serta perwakilan kepala OPD terkait, selain instansi vertikal seperti BPJS dan BPOM.

Nopian menambahkan peran dalam mengajak masyarakat untuk hidup sehat sendiri semata – mata bukan hanya peran Dinas Kesehatan saja namun menjadi tanggung jawab semua OPD Pemprov Bengkulu.

Nopian mencontohkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dapat menjadi corong efektif dalam gerakan masayarakat hidup sehat.

“Ada kader penyuluh di desa – desa inilah yang kita harapkan dapat menggerakan masyarakat dapat untuk hidup sehat,” ungkap Nopian.

Ia juga mengingatkan bahwa program Dinas Kesehatan bukan pada selesainya workshop ini namun kepada dampak dari diselenggarakannya workshop ini. Perlu ada peningkatan singifikan setelah workshop GERMAS ini dilakukan.

“Jika selama ini kinerja forum ini belum maksimal maka setelah workshop ini menjadi lebih baik ini yang kita harapkan,” pesan Nopian.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan telah melakukan implementasi GERMAS, di antaranya kegiatan dalam bentuk Forum GERMAS di 8 kabupaten, dimana Bengkulu Tengah dan Seluma dalam proses pembentukan.

“Kita harapkan melalui workshop ini adayna peran dan dukungan dari OPD untuk melaksanakan GERMAS ini sesuai dengan tupoksi serta peran yang sudah diberikan,” terang Herwan Antoni.


Editor: Jean Freire

Komentar Anda
iklan kibar

Related posts