Iklan Bupati HUT Lebong 1200 x 483

Berangkat Modal Cekak, Pulang Bawa Tiga Medali

Iklan HUT Lebong Purwanto 745 x 300 px
Ketua Harian FPTI Provinsi Bengkulu saat menyampaikan sambutan penutupan cabor panjat tebing Porprov Bengkulu IX tahun 2018

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Meski hanya bermodal cekak alias seadanya bahkan tanpa dukungan penuh dari unsur terkait, tim panjat tebing Bengkulu Utara berhasil membawa pulang tiga medali dari Pekan Olahraga Provinsi Bengkulu IX Tahun 2018.

Tiga medali itu masing-masing satu perak dan dua perunggu. Perak disumbang dari kelas lead beregu atau tim putra. Sementara perunggu disumbangkan dari nomor speed klasik tim putri dan speed klasik perorangan putra.

Tiga medali dari panjat tebing itu turut menyokong capaian kontingen Kabupaten Bengkulu Utara dalam Porprov kali ini, yakni di rangking ke-4 dari 10 kabupaten dan kota yang bertanding. Total medali Bengkulu Utara sendiri adalah 24 (4 emas, 11 perak, 9 perunggu).

Tim putra yang berhasil meraih medali perak

Ketua Penyelenggara Cabor Panjat Tebing Hengki dalam sambutannya saat penutupan penutupan cabor panjat tebing, Sabtu (5/5/2018), berharap ke depan KONI bisa mendukung cabor-cabor yang dipertandingkan lebih baik lagi.

“Karena keterlambatan segala sesuatu dari KONI itu sangat mempengaruhi panitia di cabor apalagi kedepan kita mempunyai even yang lebih besar, kita menuju Porwil. Jadi pihak KONI bisa mengevaluasi dari hasil seluruhnya dan kami dari cabor panjat tebing merasakan kekurangan itu dan mohon untuk dievaluasi,” kata Hengki.

Ketua Harian FPTI Provinsi Bengkulu Afan mengatakan, persaingan cabor panjat tebing dalam Porprov kali ini cukup jelas dan kentara. Bila pada Porprov sebelumnya Kepahiang mendominasi dan menyabet juara umum, kali ini Rejang Lebong justru bisa menyalip.

Peraih Perunggu Kategori Speed Klasik Tim Putri

“Dan tidak menutup kemungkinan bila para atlet-atlet masing-masing kabupaten malas-malasan berlatih dan pengurusannya tidak support bisa jadi muncul dari kabupaten yang baru lagi akan menjadi juara umum di Porprov berikutnya,” ujar dia.

“Kami tidak ada lagi kata mengeluh, bagi kami maju itu dan semangat adalah harga mati. Kalau kami sudah ada sentimentil, kami sudah mendapat support dari ketua umum KONI Provinsi Bengkulu, kami juga meminta Pengurus Kabupaten diperhatikan oleh pemerintah daerah dan KONI daerahnya masing-masing” tegasnya.

Afan mengatakan, di even kali ini pihaknya miris dengan kondisi dimana ada kontingen yang tak mendapat dukungan dan perhatian sementara cabor panjat tebing sendiri diselenggarakan dengan meriah.

“Di hari pertama pertandingan, yang kami sangat miris adalah yang berkembang bukan panjat tebing yang dimainkan dengan begitu meriah oleh puluhan atlet, tetapi di situ ada cabor panjat tebing dari kabupaten yang kurang mendapat perhatian, nyatanya berprestasi,” katanya.

Peraih Perunggu Kategori Speed Klasik Perorangan/MS Firman

“Apa yang salah di sini, apa yang salah dengan mereka dari para atlet panjat tebing yang ingin mencoba berprestasi di cabang olahraga yang tidak banyak digeluti orang, cabor panjat tebing satu-satunya olahraga yang menantang grafitasi,” jelasnya.

“Semoga kita yang hadir disini lebih membuka mata dan adik-adik jangan berhenti sampai di sini bahwa kedepan masih akan banyak kompetisi yang kalian akan lanjutkan kedepan dan provinsi telah menyiapkan pendataan Pelatda yang akan disupport penuh juga dari KONI Provinsi sesuai dengan yang disampaikan pada saat sambutan dalam pembukaan jangan takut, jangan ragu tetap jaya FPTI,” tandasnya.


Penulis: MS Firman

Editor: Jean Freire

Komentar Anda
iklan kibar

Related posts