Iklan Kemendes

Demi Raih Cita-Cita, Anak Papua Ini Tuntaskan Studi di Bumi Raflesia

Notomin Wanimbo

BENGKULU, sahabatrakyat.com- “Pendidikan adalah solusi terbaik dalam melawan kemiskinan yang semakin nyata di tanah Papua,” kata Notomin Wanimbo saat berbincang dengan sahabatrakyat.com di kediamannya di Kelurahan Beringin Raya, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, belum lama ini (8/5/2017).

Notomin adalah putra asal Desa Arombok, Kecamatan Wunin, Kabupaten Tolikra, Provinsi Papua. Sejak tahun 2012 dia menjadi salah satu mahasiswa di Universitas Bengkulu. Jika tak ada aral melintang, bulan Agustus mendatang, Notomin akan diwisuda dengan gelar sarjana pertanian.

Bagi Notomin, bisa mengecap pendidikan tinggi merupakan kesempatan yang sangat berharga baginya dan anak-anak Papua, umumnya. Mahasiswa jurusan Agroekoteknologi itu sendiri adalah satu dari hanya dua orang asal desanya yang bisa menikmati pendidikan tinggi.

Karena itu tidak ada alasan bagi Notomin untuk menyia-nyiakan peluang yang dia dapatkan meski harus menjalaninya jauh dari kampung halaman ke Bumi Raflesia. Dengan dukungan beasiswa afirmasi Pemerintah Papua, Notomin pun bertekad kembali dan siap mengabdi ke tanah kelahirannya usai wisuda nanti.

“Saya mau jadi penyuluh dan menjadi tokoh masyarakat di sana,” kata Notomin.

Menurut Notomin, kondisi pendidikan di Papua, terutama di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan, masih jauh tertinggal. Padahal dia meyakini pendidikan adalah salah satu solusi untuk mengatasi kemiskinan dan sejumlah persoalan di sana.

“Saya berharap teman-teman saya, anak-anak Papua tidak ada lagi yang malas dalam menumpuh pendidikan jika tidak ingin berlama-lama dalam kemisikinan,” katanya.

Notomin mengatakan, semangat adalah modal besarnya sehingga tidak mudah menyerah dengan kendala dan keterbatasan-keterbatasan yang dihadapinya. Dengan modal semangat itu pula Notomin bertekad tak akan pulang ke Papua sebelum gelar sarjana dia peroleh.

Dia berharap semua generasi anak-anak Papua mampu menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi walaupun itu harus keluar dari tanah Papua. “Teman-teman mahasiswa asal Papua dimanapun berada untuk tetap semangat dan pantang menyerah dalam menuntut ilmu,” ujar Notomin.

Kepada pemerintah provinsi dan kabupaten di Papua dan Papua Barat, Notomin juga berharap bisa meningkatkan dukungan demi keberlangsungan generasi yang cerdas demi Papua yang lebih baik.

===============

Penulis: Halasan S
Editor: Jean Freire

Komentar Anda
iklan kibar

Related posts