Beranda Advertorial Resmi Dilantik, Pengurus BMA Lebong Diminta Perkuat Peran Adat di Era Modernisasi

Resmi Dilantik, Pengurus BMA Lebong Diminta Perkuat Peran Adat di Era Modernisasi

SAHABAT RAKYAT, Lebong — Bupati Lebong, H. Azhari, S.H., M.H., secara resmi melantik Pengurus Badan Musyawarah Adat (BMA) Kabupaten Lebong masa bakti 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Lebong pada Selasa (20/5).

Dalam sambutannya, Bupati Lebong menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus BMA yang baru saja dikukuhkan. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, serta komitmen tinggi dalam memajukan lembaga adat di daerah.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Lebong, saya mengucapkan selamat kepada segenap pengurus Badan Musyawarah Adat yang baru saja dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan lembaga adat dan masyarakat Lebong,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan bahwa lembaga adat memiliki peran yang sangat strategis sebagai mitra pemerintah daerah. Di tengah pesatnya arus modernisasi dan globalisasi, nilai-nilai luhur adat istiadat serta kearifan lokal dinilai menjadi fondasi moral yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat.

Menurutnya, Badan Musyawarah Adat tidak hanya berfungsi sebagai pelestari budaya, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga kerukunan, menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat melalui musyawarah mufakat, serta menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah.

Dalam momentum pelantikan tersebut, Bupati Lebong juga menyampaikan beberapa pesan penting kepada pengurus BMA yang baru.

Pertama, pentingnya melestarikan budaya lokal. Ia mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan pelantikan ini sebagai langkah awal dalam menggali, menjaga, dan mewariskan nilai-nilai adat serta budaya Rejang kepada generasi muda agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Kedua, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Bupati menekankan bahwa kolaborasi antara pemangku adat dan pemerintah sangat diperlukan dalam mendukung program pembangunan yang berlandaskan kearifan lokal, guna mewujudkan masyarakat yang maju, berdaya saing, dan berwawasan lingkungan.

Ketiga, menjaga ketentraman masyarakat. Pengurus BMA diharapkan dapat menjalankan fungsi sebagai penengah dan penyelesai sengketa secara damai, sehingga tercipta suasana daerah yang aman, kondusif, dan harmonis.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Lebong untuk terus mendukung berbagai program kerja dan kebijakan yang dirancang oleh Badan Musyawarah Adat demi kemajuan daerah.

“Pemerintah Kabupaten Lebong akan senantiasa mendukung penuh program-program BMA demi kemajuan daerah yang kita cintai bersama,” tegasnya.

Di akhir sambutan, Bupati kembali mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru dilantik dan berharap mereka dapat menjalankan tugas dengan baik.

“Selamat bekerja dan mengabdi. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan, dan kemudahan bagi kita semua dalam membangun Kabupaten Lebong menjadi daerah yang lebih maju, berdaya saing, dan berwawasan lingkungan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua BMA Lebong yang baru dilantik, Ariyanto, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada dirinya dan jajaran pengurus.

Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya serta memperkuat peran lembaga adat dalam kehidupan masyarakat Lebong.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Ini merupakan tanggung jawab besar yang akan kami jalankan dengan penuh kesungguhan demi menjaga dan melestarikan adat istiadat di Kabupaten Lebong,” ujar Ariyanto.

Ariyanto juga menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga adat dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan nilai-nilai adat di tengah perkembangan zaman.

“Kami siap bersinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh pihak untuk memperkuat peran adat sebagai pilar dalam menjaga keharmonisan, persatuan, dan identitas budaya masyarakat Lebong,” tambahnya.

Ia juga mengajak generasi muda untuk turut serta dalam melestarikan budaya dan adat istiadat agar tetap hidup dan berkembang di masa mendatang.

Acara pelantikan tersebut turut dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Badan Musyawarah Adat yang dilantik, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). (red)