Petugas Temukan Benda Tajam dan HP di Rutan Bengkulu

BENGKULU, sahabatrakyat.com– Untuk mencegah dan mengantisipasi supaya rumah tahanan tidak menjadi sarang atau pusat pengendalian Narkoba, Rutan Malabero, Senin pagi (24/08/2020), menggelar Operasi Simpatik Bersinar.

Kepala Rutan Klas II B Malabero Bengkulu Tutut Prasetyo, A.Md, I.P, S.Sos, M.H, menjelaskan, target operasi kali ini adalah blok narkoba yang terdiri dari 10 kamar.

Hasilnya?

Petugas menemukan benda-benda ini: palu, 2 unit pipa, mata obeng, 2 unit gunting, pisau gelas kaca, botol kaca, 5 sendok stenlis, spion, 2 unit headset, baju, kayu, 2 unit handphone, casan hp, dan 3 unit gulungan kabel.

Kata Tutut Prasetyo, benda-benda itu sudah diamankan petugas. Kepada warga binaan juga sudah diberi peringatan agar tidak mengulangi perbuatan.

Ia menjelaskan, selain razia ke dalam kamar para napi, pihaknya juga memberikan pengarahan dan imbauan kepada semua warga binaan agar tidak menyimpan barang atau benda-benda yang terlarang.

“Kami beri pengarahan secara persuasif agar mereka tidak menyimpang barang terlarang dan minta mereka secara sukarela menyerahkan barang-barang terlarang yang mungkin mereka sembunyikan,” katanya.

Meski belum atau tak menemukan barang terlarang, Tutut Prasetyo memastikan operasi serupa bahkan razia akan digelar secara periodik.

“Minimal satu kali dalam seminggu,” sebutnya. “Kita mau ciptakan situasi aman dan kondusif di rutan ini,” tandas Tutut Prasetyo didampingi Pebbri Iantoni Amd SH, Kepala
Pengamanan Rutan Bengkulu.

Di Rutan Malabero sendiri saat ini ada 426 warga binaan. Mereka terbagi dalam tiga blok. Yakni blok Mapenali 5 kamar, blok Pidum 10 kamar, dan blok Narkotika 10 kamar. Setiap
kamar dihuni 17-18 orang.

Tutut Prasetyo mengakui jumlah warga binaan yang ditampung saat ini sudah melebihi kapasitas. Idealnya adalah 250 orang.


Penulis: RRI Bengkulu | Editor: Jean Freire