Rumah Dinas Ketua DPRD BU Diduga Jadi Tempat Jual Gas Subsidi Rp 25 Ribu Per Tabung

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Rumah dinas ketua DPRD Bengkulu Utara diduga disalah-gunakan untuk usaha bisnis jual isi ulang gas LPG 3 kg. Bahkan gas yang dijual mencapai Rp 25 ribu per tabung.

Salah seorang warga yang enggan disebut namanya mengaku baru saja membeli empat tabung gas 3 kg seharga 25 ribu per tabung. Ia membelinya dari seseorang di rumah dinas Ketua DPRD Bengkulu Utara di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Gunung Alam, Kecamatan Kota Arga Makmur.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Bengkulu Utara, Syabani ST, mengatakan HET gas LPG 3 kg adalah Rp 18 ribu per tabung. Karena itu, jika dijual di atas harga itu ia pastikan itu menyalahi.

“Semua tabung gas 3 kg itu subsidi. Bila dijual di atas HET itu menyalahi dan bisa menimbulkan pidana,” kata Syabani ketika dikonfrimasi di ruang kerjanya, Senin (11/10/2021).

Syabani menjelaskan, distribusi gas elpiji 3 kg dari suplayer langsung masuk ke pangkalan. Lalu dari pangkalan langsung dijual ke masyarakat. Berdasarkan hasil pemantauan dan penertiban Dinas Perdagangan, kata Syahbani, adanya kenaikan harga itu lantaran tersendat dari suplayer ke pangkalan. “Bahasa lainnya terjadi kelangkaan,” imbuhnya.

Terkait penggunaan rumah dinas sebagai lokasi usaha bisnis itu, Ketua DPRD Sonti Bakkara SH belum bisa dikonfirmasi. Saat disambangi ke ruang kerjanya, Sonti tidak ada di tempat.

Sekretaris DPRD BU Dra Evi Fitriani mengatakan, kalau rumah dinas tidak dipakai, tidak apa-apa untuk sementara. Tapi kalau dipakai sebagai tempat bisnis, ia menegaskan itu tidak boleh.

“Kita akan cek terlebih dahulu. Kita pelajari dulu, apa benar dia jualan atau tidak,” kata Evi.

Kalau benar, apakah akan ditindak?

“Kita cek dulu dari pada salah,” katanya.

Sementara itu berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 17 Tahun 2007 ditegaskan bahwa tidak dibenarkan menjadikan rumah dinas sebagai tempat usaha atau bisnis individu.

Rumah dinas jabatan yang disediakan berfungsi sebagai tempat tinggal atau hunian dan sarana pembinaan keluarga serta menunjang pelaksanaan tugas jabatan dan atau pegawai negeri.

Rumah dinas jabatan yang disediakan untuk menambah semangat dan gairah kerja sebagai pelaksanaan tugas jabatan.


Pewarta: MS Firman