previous arrow
next arrow
Slider

50 Desa di Bengkulu Utara Ikut Bursa Inovasi Desa

Bursa Inovasi Desa di Bengkulu Utara diikuti 50 desa/Foto: MS Firman-sahabatrakyat.com

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Dalam upaya membangun kemandirian desa dengan peningkatan sektor ekonomi, infrastruktur, Sumber Daya Manusia (SDM) hingga kewirausahaan, Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kabupaten Bengkulu Utara Klaster VI yang terdiri dari Kecamatan Kota Arga Makmur, Kecamatan Arma Jaya, Kecamatan Air Besi dan Kecamatan Tanjung Agung Palik, menggelar kegiatan Bursa Inovasi Desa tahun 2019.

Kegiatan yang dibuka langsung Asisten III Bidang Umum Setda Kabupaten Bengkulu Utara, Ramadanus, SE, dipusatkan di Balai Ratu Samban Arga Makmur, Kamis (8/8/2019).

Para peserta Bursa Inovasi Desa adalah utusan dari 50 desa se-Kota Arga Makmur, se-Kecamatan Arma Jaya, se-Kecamatan Air Besi, dan se-Kecamatan Tanjung Agung Palik.

“Masing-masing tiga orang yang terdiri dari unsur Kepala Desa, BPD dan Tokoh Masyarakat/Pemuda/Agama,” kata Ketua Pelaksana Kegiatan Ismail Yogo Trianto saat dibincangi sahabatrakyat.com usai acara pembukaan.

Ismail mengatakan, Bursa Inovasi Desa merupakan wahana pertukaran informasi program pembangunan menuju percepatan desa mandiri.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Bengkulu Utara, Ir. Budi Sampurno mengatakan Bursa Inovasi Desa diharapkan bisa mengasah masing-masing kreativitas desa, bisa menjadi ajang studi tiru hasil inovasi desa lain yang berhasil dan cocok untuk kebutuhan desa masing-masing.

“Datang, Komit, Tiru, Maju, Inovasi Desa membangun Indonesia,” ujar Budi.

Budi menambahkan, pertukaran inovasi desa ini merupakan suatu metode pengembangan SDM yang ada di desa. Sebab banyak inovasi desa yang dapat meningkatkan suatu pembangunan desa.

Ismail Yogo (kiri) dan Budi Sampurno

“Pemerintahan desa sudah dapat mengelola dana desa dengan tepat guna, sesuai dengan aturan yang berlaku. Sehingga masyarakat dapat menciptakan ide-ide inovasi yang berguna untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.

Sementara itu, dalam pemaparan yang disampaikan Ony Wahyudi Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Bengkulu Utara dalam Bursa Inovasi Desa ini akan ada beberapa menu bursa di bidang infrastruktur, kewirausahaan, dan pengembangan sumber daya manusia.

Setelah mendapatkan program desa yang tepat di menu bursa, Ony Wahyudi menjelaskan, kepala desa akan membuat kartu komitmen yang ditandatangani kepala desa, lalu akan teranggarkan di APBDes tahun 2020.


Laporan: MS Firman

 

Komentar Anda
iklan kibar

Related posts