Bea Cukai Bengkulu Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp 697 Juta

BENGKULU, sahabatrakyat.com– Direktorat Jenderal Bea dan Cukai melalui Kantor Pengawasan dan Pelayanan (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkulu, Kamis pagi (12/12/2019), memusnahkan barang bukti sitaan hasil penindakan hingga Oktober 2019 senilai lebih dari Rp 697 juta.
Barang sitaan yang sudah ditetapkan menjadi milik negara itu berpotensi merugikan keuangan negara senilai Rp 464.554.100.
Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Bengkulu Indriya Karyadi mengatakan, capaian KPPBC tersebut tak lepas dari peran serta dan kerja sama dengan instansi penegak hukum lainnya sebagai upaya memberantas peredaran barang illegal, khususnya di wilayah Provinsi Bengkulu.
“Ini hasil dari 105 kali penindakan selama periode sampai Oktober 2019,” ujarnya dikutip RRI Bengkulu.
Indriya menguraikan salah satu fungsi utama Bea dan Cukai adalah membatasi, mengawasi, dan atau mengendalikan produksi, peredaran dan konsumsi barang tertentu yang mempunyai sifat dan karakteristik dapat membahayakan kesehatan, lingkungan, ketertiban dan keamanan masyarakat.
Barang sitaan selama periode 2018 hingga Oktober 2019 yang dimusnahkan terdiri dari hasil pengolahan tembakau lainnya (HPTL) dan minuman mengandung etil alkohol illegal serta barang impor yang tidak memenuhi ketentuan larangan dan atau pembatasan.
Rincian barang illegal itu terdiri atas 916.100 batang rokok, 94 botol HPTL, dan 114 botol minuman mengandung etil alkohol.
KPPBC juga menyita 68 paket barang illegal yang dikirim via pos dengan rincian: 8 paket alat kesehatan, 6 paket bibit dan benih tanaman, 33 paket kosmetik, obat-obatan dan bahan kimia, 5 paket pakaian, 3 paket anak panah, 6 paket barang pornografi, 1 pakek kehutanan, 5 paket makanan dan minuman, dan 1 paket injector.
“KPPBC Tipe Madya Pabean C Bengkulu juga telah melakukan dua kali penyidikan tindak pidana di bidang Cukai pada tahun 2019 dan berkas sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaaan Tinggi Provinsi Bengkulu,” tambah Indriya.


Editor: Jean Freire