previous arrow
next arrow
Slider

Dalam Sepekan Putaran Duit BBM Tembus Ratusan Juta?

Suasana pengisian BBM di SPBU Muara Aman/Foto: Dok

LEBONG, sahabatrakyat.com- Polisi mengungkap hasil penyelidikan dalam kasus bisnis ilegal BBM yang melibatkan 37 unit sepeda motor dan oknum petugas SPBU yang diungkap jelang lebaran lalu.

Kapolres Lebong AKBP Andree Gahma Putra SH SIK melalui Kepala Satuan Resor Kriminal Iptu Teguh Ari Aji SIK mengatakan, sebelum ditertibkan praktik bisnis ilegal di SPBU Muara Aman itu belum lama berlangsung.

“Sudah seminggu berlangsung,” ungkap Iptu Teguh Ari Aji kepada sahabatrakyat.com, Kamis (13/6/2019) siang.

Polisi juga sudah mendapatkan rata-rata kapasitas tangki modifikasi yang dipakai pemilik sepeda motor, yakni 15-20 liter. Setiap roda dua
itu bisa mengisi BBM sebanyak 4-5 kali dalam sehari.

Dengan demikian, jumlah BBM (jenis pertalite) yang tersedot dalam sehari bisa mencapai 2.220 liter atau 15.540 liter dalam seminggu. Itu
dengan asumsi putaran terendah (15 liter dan 4 kali isi dalam sehari).

Sementara jika asumsinya dengan nilai tertinggi, 20 liter dan 5 kali isi sehari, maka angkanya menjadi 3.700 liter atau 25.900 liter dalam
seminggu.

Harga jual resmi per liter pertalite di SPBU adalah Rp 7.650. Maka jika dalam sepekan bisa terjual 15.540 liter saja maka putaran duit yang
masuk ke SPBU sudah mencapai Rp 118 juta lebih atau bisa saja Rp 198 juta lebih jika terjual 25.900 liter.

Dalam bisnis yang wajar tentu tingginya putaran uang adalah ritme yang diharapkan. Namun jika praktik dagang justru berdampak merugikan publik maka pihak berwenang pantas turun tangan.

“Untuk apa BBM subsidi kalau hanya untuk menimbulkan persekongkolan yang tak baik,” ujar Kurniawan, seorang warga pengguna BBM di Lebong.

Menurut dia, SPBU seharusnya membantu pemerintah memberikan bahan bakar bersubsidi kepada masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari, bukan hanya ke kelompok tertentu untuk kepentingan sendiri.

Reno, seorang warga lainnya mengeluh lantaran kerap tak dapat mengisi BBM di SPBU pada jam-jam tertentu dengan alasan habis. Sementara jika mengisi di warung atau eceran, harga BBM pertalite, misalnya, bisa capai Rp 9.000 per liter.

“Ngantri itu gak masalah, yang sial itu kalau habis pas waktu ngantri,” kata Reno.


Laporan: Aka Budiman

Komentar Anda
iklan kibar

Related posts