Optimalkan Fungsi Pasar & Terminal, Dishub BU Bakal Tindak Pelanggaran

Kepala Dinas Perhubungan Eka Hendriyadi didampingi jajaran siap menindak pengendara dan pedagang yang melanggaran aturan demi optimalisasi fungsi terminal/Foto: MS Firman

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkulu Utara (BU) kembali mengingatkan pengendara agar tertib saat memasuki kawasan Pasar Purwodadi, Kota Arga Makmur. Itu dilakukan untuk menciptakan kenyamanan dan menghidari kemacaten parah di kawasan perdagangan dan terminal angkutan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan BU Eka Hendriyadi yang memimpin langsung penertiban mengatakan, pihaknya akan menindak pengendara yang melanggar rambu-rambu sesuai dengan kewenangan yang ada di dinas tersebut.

“Kita melakukan pengawasan dan penertiban karena kita sudah memberikan sosialisasi kepada pengguna kendaran dan masyarakat bahwa kita melakukan penertiban khusus di kawasan Pasar Purwodadi ini selama satu bulan,” jelas Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkulu Utara, Eka Hebdriyadi saat dibincangi sahabatrakyat.com baru-baru ini.

Eka mengatakan, sosialisasi sudah dimulai sepekan lalu dan akan dilanjutkan dengan pengawasan selama sepekan ke depan hingga akhir September ini.

“Kita akan melakukan pengawasan dan mengambil tindakan sesuai kewenangan dinas perhubungan, melakukan pengusiran untuk ditertibkan, kalau pun masih juga tidak bisa kita kempeskan seluruh ban yang ada. Jangan masyarakat menganggap kita ada masalah baru turun, kita mau sama-sama saling menghormati dan menyadari,” ujar Eka.

Eka meminta pengendara mematuhi rambu-rambu yang ada, terutama karena Pasar Purwodadi hanya ramai pada hari-hari tertentu, seperti hari Rabu, Jumat dan Minggu, yakni sejak pukul 06.00 sampai pukul 11.00 WIB.

Eka menegaskan pihaknya akan mengambil tindakan jika nanti masih ada pengendara atau pengguna jalan yang membandel. Selain pengusiran, petugas juga akan mengempeskan roda kendaraan.

“Kalau masih melawan, kita akan cabut trek dan kirnya. Itu bisa. Kita akan bekerja sama dengan Satlantas Polres Bengkulu Utara untuk melakukan penindakan. Apalagi dalam pengamatan kita di lapangan, rata-rata kir-nya ada yang tidak ada, ada yang sudah berakhir,” tanda Eka.

Sementara itu, saat disinggung soal fungsi Terminal Ketahun, Eka mengaku pihaknya sudah mengirim surat edaran yang isinya meminta pengertian dan kesadaran pedagang agar tertib.

“Kita melakukan itu semua untuk penataan terminal dan mengembalikan fungsi terminal sebagai tempat menaikan dan menurunkan penumpang,” terang Eka.

“Sesuai surat edaran kita, batas waktu pedagang di terminal sampai tanggal 14 September. Kemungkinan ada toleransi karena ada beberapa pedagang yang meminta karena hari Senin hari pasar tanggal 16-17 dengan kesadaran sendiri akan membokarnya dan pindah ke lokasi yang sudah disiapkan di KTM I atau di KTM II,” urainya.

Namun, kata Eka, seandainya masih ada ditemukan pelanggaran, maka terpaksa ditertibkan.

“Kita meminta kepada masyarakat untuk saling menghormati dan menjaga karena kita menjalankan tugas. Kemudian untuk masyarakat tidak mempermasalahakan relokasi. Yang jelas kalau sudah tertata dengan baik yang menikmati kita semua,” tutupnya.


Laporan: MS Firman