Gelar Rakor dan Ekspos Jakstrada, BU Bersiap Raih Adipura

Wakil Bupati BU Arie Septia Adinata SE memberi arahan dalam Rakor
Wakil Bupati BU Arie Septia Adinata SE memberi arahan dalam Rakor

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup tengah mempersiapkan diri dalam upaya meraih Adipura.

Lewat ekspos Jakstrada, DLH menggelar rapat koordinasi dengan pihak terkait yang berkepentingan, Rabu (8/5/2019) di ruang pola Pemda BU di Arga Makmur.

Jakstrada atau Kebijakan dan Strategi Kabupaten Bengkulu Utara dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga adalah dokumen yang menjadi salah satu syarat penilaian Adipura.

Adapun syarat lainnya, antara lain adalah TPA tidak open dumping, penguatan pengurangan sampah, dan penanganan sampah.

Wakil Bupati Arie Septia Adinata, SE, mengatakan, upaya mencapai predikat Adipura itu harus melibatkan berbagai pihak. Makanya koordinasi penting dilakukan untuk menyamakan persepsi dalam merumuskan langkah dan strategi yang konkrit yang akan dilakukan.

“Tinggal bagaimana mengajak masyarakat agar pengelolaan sampah ini bisa teratasi. Dengan adanya kegiatan ini kita berharap jajaran dan stakeholders ini harus jalan. Jangan sampai rapat-rapat saja action-nya tidak ada. Itu seperti tong kosong nyaring bunyinya. Tahapan-tahapan penilaian harus kita jalankan bersama,” kata Arie.

Wabup mengatakan, hal pertama yang harus dibenahi adalah hulunya. Kalau hilirnya dahulu dibenahi, namun hulunya tidak, maka tidak akan bisa teratasi pengurangan sampah itu.

Peserta Rakor dan Ekspose Jakstrada

“Untuk itu saya mengajak masyarakat, karena hulunya ada di masyarakat. Mari kita bersama-sama jaga lingkungan kita, menjaga kebersihan kita dan tidak membuang sampah sembarangan, karena yang merasakan baik buruknya lingkungan ini adalah masyarakat itu sendiri,” papar Arie.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bengkulu Utara, Ir. Alfian mengatakan, ada dua kriteria dalam penilaian Adipura. Pertama, penilaian dokumen dan dokumennya itu adalah pengurangan sampah 20 persen, pengelolaan dan penanganan sampah 80 persen.

“Adipura menurut Jakstrada meliputi perhitungan neraca pengurangan sampah, pengurangan timbunan sampah, pemanfaatan dan pendauran ulang sampah, serta neraca penanganan ‎sampah yang meliputi pemilahan, pengumpulan, pengangkutan, pengolahan sampah dan proses penanganan akhir sampah,” kata Alfian (MS. Firman/ADV).