IMM Minta Otopsi Petugas Pemilu yang Gugur, Selesaikan Masalah Secara Konstitusional

Aktivis IMM saat berorasi di Simpang Lima Kota Bengkulu/Foto: Yopi Rivaldo

BENGKULU, sahabatrakyat.com- Suhu politik nasional yang masih panas pasca penetapan hasil rekapitulasi suara Pemilu 2019 oleh KPU RI merembes ke Kota Bengkulu. Namun tak seperti Jakarta yang rusuh, aksi turun ke jalan elemen mahasiswa di Bengkulu berakhir damai.

Seperti aksi damai oleh puluhan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Jumat (24/5/2019) siang yang di pusatkan di jantung kota Bengkulu di Simpang Lima, Ratu Samban. Massa aksi itu menyerukan sikap dan pernyataan terkait situasi poltik bangsa saat ini lewat aksi teatrikal, puisi, dan mimbar bebas.

Pantauan sahabatrakyat.com, aksi dimulai pukul 13.30 WIB dengan konvoi dari kampus 1 UMB lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki dari masjid Jamik ke simpang lima sebagai titik aksi utama.

Usai berorasi Ketua PC IMM Kota Bengkulu Jaka Dernata membacakan tujuh pernyataan sikap IMM.

Pertama, IMM meminta agar dilakukan otopsi terhadap penyelenggara Pemilu yang gugur dalam tugas; Kedua, meminta supaya persoalan Pemilu diselesaikan secara adil konstitusional dan beradab; Ketiga, IMM menyerukan stop pembungkaman demokrasi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Sikap keempat: IMM meminta POLRI, TNI, BAWASLU, KPU, Pers dan aparatur terlibat lainnya untuk independen dan profesional dalam mengawal proses Pemilu dan pasca-Pemilu; Kelima, mendesak kepala negara untuk membentuk tim pencari fakta atas marak beredarnya isu kecurangan Pemilu 2019; Keenam, IMM memandang Indonesia sebagai darul ahdi wa syahada; dan ketujuh,
IMM menghimbau dan mengajak masyarakat Bengkulu untuk tidak terprovokasi dalam situasi politik yang memanas.

Sekum DPD IMM Bengkulu Kasrul Pardede mengatakan, “Tujuan IMM ini murni untuk menyampaikan keluhannya yang terjadi di masyarakat luas tentang pesta demokrasi kita yang banyak diwarnai noda kecurangan serta mengingatkan lembaga yang bersangkutan untuk membentuk tim investigasi agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi di kemudian hari.”

Kasrul mengatakan, apabila tuntutan IMM yang mewakili aspirasi masyarakat terkhusus di Bengkulu tidak dipedulikan, maka IMM Bengkulu akan menggelar aksi ke lembaga terkait untuk meminta kejelasan.

Korlap Aksi Abdul menambahkan, “IMM menyikapi persoalan bangsa pada hari ini, atas dasar untuk tetap menjaga keutuhan bangsa ini, dan IMM ingin mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi, dan tetap harus menjaga keutuhan bangsa ini, jika benar ada indikasi – indikasi kecurangan pada Pemilu ini maka harus diselesaikan secara konstitusional,” kata Abdul.


Penulis: Yopi Rivaldo

Editor: Jean Freire