Iklan Kemendes

Istri Jemput PKH, Suami Gantung Diri

Korban saat di rumah duka/ist

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Desa Lubuk Gading, Kecamatan Tanjung Agung Palik, Bengkulu Utara, Kamis (15/11/2018) siang geger. Apa pasal? Seorang warga setempat bernama Kalimansyah (58 tahun) ditemukan tergantung tak bernyawa di pondok kebunnya.

Korban ditemukan pertama kali oleh sang istri, Inam (50 tahun). Sebelum ditemukan, Inam memang sengaja mencari suaminya yang tidak dia jumpai di rumah setelah kembali dari pos mengambil bantuan program keluarga harapan (PKH).

Inam yang kaget melihat sang suami lantas bergegas ke desa memberi tahu warga lainnya. Tak lama warga pun beramai-ramai ke lokasi kejadian dan menurunkan jasad korban.

Kapolres Bengkulu Utara AKPB Ariefaldi Warga Negara SH SIK MM melalui Kasat Reskrim AKP Jufri SIK kepada sahabatrakyat.com mengatakan, kematian korban diduga akibat gantung diri. Sebab tak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Kata Jufri, sebelum ditemukan, pagi sekitar pukul 08.00 WIB, korban masih di rumah. Bahkan sang istri masih sempat pamit keluar untuk mengambil pembagian PKH.

“Sekitar jam 10.00, saudari Inam kembali ke rumah. Sampai di rumah korban sudah tidak ada. Setelah dicari-cari sampai ke kebun berjarak 300 meter dari pemukiman warga, Inam melihat korban sudah tergantung di pondok dengan tali nilon warna orange,” jelas Jufri mengurai keterangan saksi.

Menurut Jufri, pihak keluarga mengaku ikhlas atas musibah itu. Mereka juga menolak dilakukan otopsi. “Pihak keluarga sudah mengiklaskan kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak bersedia dilakukan fisum di tuangkan dalam surat penolakan otopsi,” katanya.


Pewarta: MS Firman

Editor: Jean Freire

Komentar Anda
iklan kibar

Related posts