previous arrow
next arrow
Slider

Kecelakaan Dekat Kuburan, Seorang Kades Tolong Pemuda. Ternyata Pencuri Motor Ponakannya

Le (17 tahun) saat digelandang ke Mapolres BS

BENGKULU SELATAN Masuk bui tak membuat pemuda ini jera. Dia bahkan baru saja bebas dari hukuman penjara namun sudah harus ditangkap aparat karena diduga mengulangi perbuatan lamanya yakni mencuri. Bahkan dalam tempo tiga bulan pasca-bebas, sudah 9 TKP yang sudah dia satroni.

Le (17), inisial pemuda warga Desa Keban Jati, Ulu Manna itu kini diamankan di Mapolres Bengkulu Selatan. Kapolres Bengkulu Selatan, AKBP Rudy Purnomo SIK MH melalui Kapolsek Pino Raya, AKP Syafrizal SH mengatakan, remaja spesialis curanmor dibekuk pada Minggu (10/2/2019) sekitar pukul 09.00 WIB di rumah warga Desa Karang Cayo, Pino Raya.

“Saat ini sudah kami amankan untuk proses lebih lanjut,” jelas Syafrizal seperti dirilis tribratanewsbengkulu.com, Senin (11/2/2019).

Kronologis penangkapan Le bermula ketika ada warga yang menolongnya usai mengalami kecelakaan bermotor di dekat kuburan Desa Karang Cayo, Pino Raya sekitar pukul 02.00 WIB.  Le dibawa warga tersebut ke rumahnya untu diobati.

Hanya saja saat itu diketahui sepeda motor yang dibawa pelaku merupakan sepeda motor hasil curian milik Lias, warga Desa Tanjung Aur Dua, Pino Raya. Warga akhirnya melapor ke Mapolsek Pino Raya.

Dari hasil pemeriksaan, kata Syafrizal, ternyata dalam 3 bulan terakhir ini, Le sudah beraksi di 9 TKP yakni 6 TKP di Kecamatan Pino Raya dan 3 TKP di Kecamatan Ulu Manna.

Di Kecamatan Pino Raya yakni mencuri sepeda motor jenis Honda Supra di Desa Pagar Dading; mencuri sepeda motor Honda Revo di Desa Kembang Seri; mencuri sepeda motor Honda Revo di Desa Suka Bandung; mencuri sepeda motor Sonic di Desa Tunggal 1; mencuri sepeda motor Honda Fit S di Desa Tanjung Aur 2; dan mencuri sepeda motor Yamah Vega R di perkebunan PT Jatropa Desa Tanjung Aur 2.

Di Kecamatan Ulu Manna, tersangka mencuri motor Honda Revo di Desa Keban Jati; mencuri Honda Fit S di Desa Lubuk Tapi; dan mencuri Yamaha Vega ZR di Desa Batu Aji.

Dalam menjalankan aksinya, Le tidak sendiri. Dia bersama temannya berjumlah 5 orang lainnya yakni Be, He, Hn, Di dan Li. Kelima rekan Le ini warga Tanjung Saksi. “Le ini penunjuk jalan, dirinya yang keliling desa dengan memakai pakaian seragam SMP untuk mengelabui warga, setelah ada mangsa, kawan-kawannya yang mengeksekusinya, saat ini ke-5 pelaku lainnya sedang kami buru,” terang Syafrizal.

Informasi yang didapat dari Taswin, Kepala Desa Tanjung Aur 2, Pino Raya, sebelumnya dirinya tidak tahu jika Le ini pelaku pencurian sepeda motor. Sebab saat itu, dirinya melintas di jalan raya tersebut mengetahui pelaku terjatuh saat mengendarai sepeda motor.

Karena merasa kasihan, dirinya menolong Le dan mengantarnya pulang ke Desa Keban Jati, ke rumah orang tua Le. Hanya saja, di perjalanan, Le minta diantar ke rumah temannya. Sedangkan sepeda motornya diamankan di rumah warga setempat.

Lalu setelah mengantar Le, Taswin pulang ke rumahnya dan bercerita pada tetangganya kalau dia baru saja mengantar orang kecelakaan bermotor. Setelah bercerita, baru diketahui jika sepeda motor yang dibawa Le milik ponakannya yang hilang 2 minggu lalu.

Mengetahui hal tersebut, dirinya langsung mendatangi Le di rumah teman Le tempat diantarnya dan melaporkannya ke Mapolsek Pino Raya. “Saya baru tahu, kalau orang yang saya tolong karena kecelakaan ternyata pencuri sepeda motor, bahkan ponakan saya juga korban aksi pelaku,” ujar Taswin.


Editor: Jean Freire

Komentar Anda
iklan kibar

Related posts