9 Tahun Pasca-Gempa, Polindes Terbengkalai

Hampir sembilan tahun pasca-gempa, Polindes ini terbengkalai/firman.srb.doc
Hampir sembilan tahun pasca-gempa, Polindes ini terbengkalai/firman.srb.doc

BENGKULU UTARA- Pondok Bersalin Desa (Polindes) yang berdampingan dengan Kantor Desa Tanjung Putus, Kecamatan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara, sudah hampir sembilan tahun ini tak bisa digunakan. Akibatnya, pelayanan kesehatan menjadi tak optimal.

Kepala Desa Kus Inda dibincangi SRB di kediamannya mengatakan, aset daerah ini mengalami rusak berat pasca-bencana gempa bumi tahun 2007 lalu. Sejak itu, Polindes belum pernah direhab. “Siapa yang mau menghuninya? Sudah retak-retak,” kata Kus Inda.

Menruut Kus, untuk pelayanan kesehatan, warga desa harus ke puskesmas yang ada di Desa Lubuk Durian atau ke rumah bidan-bidan terdekat. “Karena tempat khusus bidan desa belum ada. Kalaupun ada itu numpang di rumah masyarakat,” jelasnya.

Kus mengaku pernah mengajukan usul perbaikan Polindes itu pada tahun 2014/2015. Ia juga mengundang dinas terkait untuk melihat langsung kondisi Polindes. “Tapi belum ada tindak lanjut,” sesalnya.

Rencananya, lanjut Kus, pemerintah desa akan membuat pengajuan perbaikan kembali ke Dinas Kesehatan BU. Bila tak ada respon, pihaknya berencana menganggarkan perbaikan melalui dana desa.

“Karena ini menyangkut masalah pembangunan di desa, untuk kepentingan masyarakat banyak dan kepentingan umum skala desa, saya rasa tidak melanggar aturan,” ujar Kus.

Penulis: Firman
Editor: Jees