Keluarga Devanu Harapkan Uluran Tangan Dermawan, Bupati Mian Minta Dinsos Bergerak

Devanu Anugrah
Devanu Anugrah

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com- Kalau bisa memilih, semua orang tua pasti mau yang terbaik bagi anak-anaknya. Pun saat dalam kandungan, hanya doa kesehatan dan keselamatan bagi calon bayi yang dipanjatkan kepada Sang Pemilik Kehidupan.

Namun ketika kenyataan tak seindah harapan, kita juga tak patut berpatah arang, hilang pengharapan. Tentu kita yakin sang Khalik punya maksud, punya rencana. Tetap bersyukur dan berikhtiar kepada-Nya adalah cara dan jalan terbaik.

Seperti itulah kiranya pasangan suami-istri Saidina Usman dan Herlena, warga Desa Sawang Lebar Ilir, Kecamatan Tanjung Agung Palik, Kabupaten Bengkulu Utara, berusaha menjalani hari-harinya tak kala sang buah hati mereka, Devanu Anugrah terlahir tanpa anus.

Sebagai orang tua, Saidina sudah berusaha mencari cara agar anaknya yang baru 18 bulan itu bisa tetap ceria dengan keterbatasannya. Walau tak mungkin bisa persis seperti anak normal umumnya, Saidina bisa berharap bisa meringankan derita sang anak lewat operasi.

Hanya saja langkah Saidina membawa Devanu ke rumah sakit untuk menjalani operasi harus terhenti karena masalah biaya. Pekerjaan serabutan yang dilakoninya tak cukup menghasilkan uang untuk mendanai operasi pembuatan anus permanen yang disarankan medis.

Jadilah Devanu hanya dirawat di rumah. Sampai ada cukup biaya, sebuah lubang kini menganga di bagian perut sebelah kirinya sebagai saluran pembuangan kotoran. Saidina kini berharap uluran tangan pemerintah daerah dan para dermawan.

Bikin Proposal

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Tanjung Agung Palik, Epi Poldi, mengatakan, untuk tindakan operasi pembuatan anus permanen, Devanu dirujuk ke RSUD Palembang.

Untuk menggalan bantuan, Saidina sudah mengajukan proposal. “Proposalnya sudah didisposisi Wakil Bupati ke Dinas Sosial. Namun di dinas tidak ada anggarannya,” ujar Epi.

Kepala Dinas Kesehatan BU, H Ikhsan, SKM, M.Kes, mengatakan, Devanu sudah punya kartu BPJS mandiri. “Persoalannya kini dia mau dirujuk ke Palembang. Kalau biaya berobat ditanggung BPJS, tapi kalo biaya untuk keluarga yang mendampingi secara kelembagaan nggak punya dana untuk itu. Jalan keluarnya, media yang bantu buka peduli Devanu,” saran Ikhsan.

Herlena, ibu kandung Devanu, sangat mengharapkan uluran tangan dari pemerintah daerah, para pejabat dan para dermawan untuk membantu pembiayaan operasi Devanu ke Palembang.

“Bagi para pejabat dan para dermawan yang berkenan dan sudi membantu Devanu Anugrah, bisa mendonasikan bantuannya langsung ke rekening BRI atas nama Saidina Usman dengan nomor rekening 5584-01-014031-53-1 atau bisa langsung menghubungi nomor kami (orang tua devanu) 082372291784,” ujarnya.

Bupati Bengkulu Utara Ir Mian saat dikondirmasi sahabatrakyat.com usai Upacara Tabur Bunga Nasional di Taman Makam Pahlawan Ratu Samban Arga Makmur, Kamis (10/11/2016), mengaku sudah menugaskan kepala Dinas Sosial yang baru dilantik untuk melihat kondisi Devanu dan melakukan langkah-langkah untuk membantu.

“Hari ini sudah saya tugaskan Dinas Sosial yang baru saya lantik untuk segera cek apa yang bisa kita bantu,” ucap Mian. Terlepas mau ada apa tidak Jamkesda, KIS, yang penting itu dibantu. Kita punya cadangan untuk membantu itu,” jelasnya.

Kepala Dinas Sosial Juhirjo, SH, mengatakan, dia sudah rencana untuk membantu Devanu. “Saya akan mengajukan ke perusahaan-perusahaan dan akan menugaskan TKSK menjalankan penggalangan dana. Surat tugasnya sebagai dasar akan dibuat Dinsos. Paling tidak keluarga yang mendampingi terbiayai dan untuk anaknya muda-mudahan bisa ditanggung oleh pemerintah melalui BPJS,” urai Juhirjo.

 

Penulis: MS Firman

Editor : Jees