Lebong Belum Bebas Pasung

Ilustrasi Lebong Belum Bebas Pasung/

LEBONG, sahabatrakyat.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong mencatat masih ada warga dengan status gangguan jiwa berat (gila) yang dipasung oleh keluarganya sendiri. Kondisi itu terjadi lantaran keluarga enggan merujuknya ke rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Lebong, Rachman mengatakan, pihak keluarga dari lima orang yang mengalami gangguan jiwa berat yang masih dipasung itu sudah dihimbau untuk merujuk ke rumah sakit gangguan jiwa di wilayah Kota Bengkulu. Namun imbauan Dinkes belum diindahkan.

“Keluarganya tidak mau,” ujar Rachman, Senin (18/3/2019).

Alasan keluarga pasien yang menolak dirujuk, sampai Rachman, antara lain terkait biaya, mengingat waktu yang dibutuhkan dalam proses pengobatan pasien yang dianggap relatif lama.

“Karena takut ngamuk dan merugikan orang lain, keluarga terpaksa pasung,” kata Rachman. Pemasungan dilakukan dengan cara diikat atau dikurung.

Maka dalam upaya mewujudkan Lebong Bebas Pasung, menurut Rachman, Dinkes masih dalam proses mengajak keluarga secara bertahap untuk mau merujuk orang yang sedang mengalami gangguan jiwa berat.

“Dengan pendekatan kepada keluarga, dan sosialisasi tadi agar merubah pola pikir keluarga,” tandasnya.


Penulis: Aka Budiman

Editor: Jean Freire