Ratusan Warga Lebong Mengidap Gangguan Jiwa, Akibat Tekanan Ekonomi?

Ilustrsai Gangguan Jiwa/foto rssoepraoen.com

LEBONG, sahabatrakyat.com- Dinas Kesehatan Kabupaten Lebong mencatat ada sebanyak 200-an orang terdata sebagai warga yang menderita gangguan kesehatan jiwa. Jumlah itu terekap mulai dari orang yang mengalami jenis gangguan jiwa ringan hingga berat.

Kepala Dinkes Lebong, Rachman mengatakan, gangguan jiwa yang dialami masyarakat Lebong memang tinggi dan bervariasi mulai dari gangguan jiwa yang ringan hingga berat (gila).

Kebanyakan orang yang mengalami, lanjut Rachman, adalah warga dengan kondisi ekonomi kurang mampu. Sisanya, masyarakat yang terkategori mampu. Bahkan ada juga yang berstatus ASN. “Mayoritasnya masyarakat dengan masalah ekonomi. Aparat Sipil Negara ada juga,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Bidang Sosial Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial, Jimmy Tri Susilo mengatakan, dalam pemberdayaan masyarakat yang mengalami gangguan jiwa telah dilakukan sosialisasi dan pendidikan cara menangani gangguan kesehatan jiwa kepada masyarakat, terutama peran keluarga sebagai tempat pertama seorang bersosialisasi.

“Kita beri sosialisasi kesehatan jiwa, terutama pada keluarga untuk bagaimana cara memperlakukannya,” kata Jimmy.

Jumlah masyarakat miskin Lebong, lanjut Jimmy, masih menggunakan data tahun 2017, yakni sebayak 45 ribuan orang terdaftar sebagai masyarakat kurang mampu. “Itu yang lama, yang baru belum direvisi,” kata Jimmy.


Penulis: AKA BUDIMAN

Editor: Jean Freire