Lebong Bangun Terminal di Depan Rumah Dinas Bupati?

Eks Terminal di Kelurahan Amen yang sudah alih fungsi menjadi Pasar Rakyat/Foto: rubriknews.com
Eks Terminal di Kelurahan Amen yang sudah alih fungsi menjadi Pasar Rakyat/Foto: rubriknews.com

LEBONG, sahabatrakyat.com Setelah lokasinya di Kelurahan Amen kini menjadi Pasar Rakyat, Lebong tak lagi punya terminal sebagai pusat arus moda transportasi darat.

Ketiadaan terminal utama itu membuat titik kumpul alias ngetem jasa angkutan di Kabupaten Lebong balik ke Kelurahan Pasar Muara Aman, depan Masjid Jamik.

Setidaknya dari titik itulah warga bisa mendapatkan kendaraan jika hendak bepergian ke luar Lebong, seperti ke Kota Curup, Lubuk Linggau atau Kota Bengkulu.

Di sisi lain, pada tahun ini Pemkab Lebong melalui Dinas Perumahan dan Permukiman tengah mengkaji rencana pembangunan terminal baru.

Ero Bonaparte

Menurut Kepala Bidang Kawasan Permukiman Ero Bonaparte, kajian itu terkait kesesuaian harga dengan lahan lokasi terminal seluas 2 hektar di wilayah Kecamatan Pelabai, yakni di seberang jalan depan rumah dinas Bupati Lebong.

“Kalau harga pembebasan lahan nanti cocok kita bebaskan,” kata Ero kepada sahabatrakyat.com belum lama ini.

Di sisi lain, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Lebong, Heri mengaku belum mengetahui kajian penetapan pembangunan terminal yang direncanakan di wilayah Kelurahan Tanjung Agung itu.

Kata Heri, jika dilihat dari Perda RTRW Nomor 14 Tahun 2012, belum ada rujukan yang menunjukkan wilayah Tanjung Agung punya potensi pembangunan terminal, baik tipe C atau tipe B.

Heri

Wilayah potensi untuk pembangunan terminal, setahu Heri, adalah Ketenong, Suka Bumi, Padang Bano, dan Pagar Agung.

“Di Perda RTRW saat ini belum ada tertera kalau tempat itu (Tanjung Agung) bisa dibangun terminal. Mungkin bisa setelah revisi nanti,” katanya.


Pewarta: Aka Budiman