Agustus, KONI Gelar Arung Jeram

Mahmud Siam

Lebong – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Lebong merencanakan kegiatan event eksebisi berupa kegiatan open area arung jeram Sungai Ketahun di Kabupaten Lebong yang akan dilaksanakan sekitar bulan Agustus 2016 mendatang. Bahkan kegiatan ini akan digelar secara sekala tingkat provinsi. Atau malah akan digelar skala nasional jika memang dananya memungkinkan.

“Potensi Olahraga Arung jeram cukup besar di Kabupaten Lebong yang selama ini belum tergarap dengan baik, Potensi Jeram yang kita miliki cukup tersedia terutam di Aliran Sungai Ketahun dari Wilayah Topos hingga ke wilayah Lebong Utara. Untuk menggali potensi ini maka Direncanakan Agustus 2016 mendatang akan dilakukan kegiatan eksebisi skala tingkat provinsi, bahkan bila memungkinkan ada dana dari pusat cair, bisa digelar dengan skala tingkat nasional,” ungkap Ketua KONI Lebong Mahmud Siam MM.

Ditambahkan Mahmud, Kabupaten Lebong memiliki potensi aliran sungai yang sangat panjang dan menawan. Selain sebagai sumber ekonomi masyarakat, bisnis PLTMH bagi investor, ternyata juga memiliki potensi besar sebagai objek wisata alam dan jalur arung jeram.

“Dalam pelaksanaannya kita akan menggandeng klub penggiat arung jeram serta Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI). Tujuan kita tidak lain, salah satunya mendorong maju pariwisata di Lebong dan membuka peluang investasi energy listrik di Kabupaten Lebong. Serta menggali potensi cabor arung jeram itu sendiri,” kata Mahmud.

Ditambahkan Mahmud, saat ini proposal yang mereka buat dan ajukan ke pusat, sudah masuk di Kemenpora RI. Selain itu, KONI Kabupaten Lebong juga masih berkoordinasi dengan KONI Provinsi Bengkulu untuk meminta dukungan untuk mewujudkan even arung jeram ini bisa digelar secara skala nasional.

“Intinya kita akan bergandeng tangan dengan semua stackholder di Kabupaten Lebong sampai ke pusat. Agar kegiatan ini terwujud dan secara perlahan-lahan kita menunjukkan Lebong . Minimal Kabupaten Lebong yang minim biaya pembangunannya ini, dapat dilirik oleh pemerintah pusat dan investor untuk kemajuan bersama,” pungkas Mahmud. (CW tar)