previous arrow
next arrow
Slider

Ratusan Penembak Ramaikan BOTARS

BENGKULU, sahabatrakyat.com- Semakin ramainya minat masyarakat terhadap olahraga menembak senapan angin, khususnya di bidang tembak sasaran, serta guna mempersiapkan atlet-atlet menembak senapan angin yang professional menghadapi event- event kejuaraan skala nasional maupun internasional, Pengprov Perbaikin Bengkulu bersama club-club yang terdaftar mengadakan Bengkulu Open Tournament Air Rifle Shoot (BOTARS) 2019.

Turnament menembak yang memperebutkan Piala Gubernur Bengkulu dengan total hadiah Rp 50 juta ini diikuti ratusan peserta baik perorangan umum club menembak Pengprov Perbakin. Selain peserta dari tuan rumah hadir juga peserta dari luar provinsi, diantaranya dari Jawa Timur, Sumatera Selatan, Lampung dan Jambi.

Mewakili Gubernur, Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, membuka Bengkulu Open Turnament Air Rifle Shoot 2019 bertempat di lapangan di Markas Komando Kompi Senapan B Batalyon 144 Jaya Yudha Bengkulu.

Dikatakan Hamka, selain wadah penyaluran hobi, BOTARS 2019 ini menjadi ajang meningkatkan kemampuan menembak serta pembinaan penggiat menembak bagaimana menjadi penembak profesional yang mampu menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain.

“Melalui turnament ini, kita berharap muncul atlet-atlet menembak muda yang berbakat serta profesional di bidang menembak sasaran, baik di provinsi Bengkulu maupun tingkat nasional,” seru Hamka.

Ada 4 kelas yang akan dipertandingkan dalam BOTARS 2019, diantaranya Benchrest 25 meter WRABF, Benchrest 41 meter Monte (fun game) dengan hadiah utama satu unit motor, Air Rifle Silhouete Multi Range dan Three Positions 33 meter Teleskop yang dikhususkan bagi penembak lokal.

Hamka Sabri bersama unsur FKPD dan tamu undangan dalam kesempatan ini diberikan kesempatan untuk mencoba menembak sasaran menggunakan senapan angin.

Selain turnament menembak, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan safari berburu di daerah yang masih rawan terhadap hama babi. Diantaranya Bengkulu Utara, Mukomuko, Seluma dan Kaur.


Editor: Jean Freire

Komentar Anda
iklan kibar

Related posts