Peduli Disabilitas Tidak Mampu, RL Kucurkan Bansos UEP

REJANG LEBONG, sahabatrakyat.com – Kepedulian terhadap para penyandang disabilitas (PD) di wilayah Kabupaten Rejang Lebong tak cuma ditunjukkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kemensos RI. Hal serupa juga dilakukan oleh Pemkab Rejang Lebong melalui Dinas Sosial (Dinsos).
Dalam APBD TA 2019, Dinsos Rejang Lebong telah memplot anggaran untuk mendukung kegiatan bantuan sosial usaha ekonomi produktif atau UEP. Bahkan bansor ini sudah dikucurkan kepada para penyandang disabilitas yang kekurangan modal usaha demi menuju kehidupan lebih baik.
Berdasar pantauan, Bansos UEP yang diberikan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong melalui Dinas Sosial diberikan kepada para Penyandang Disabilitas yang memiliki usaha baik warung, perbengkelan serta ternak.
“Pemkab Rejang Lebong di bawah kepemimpinan Bupati Bapak Ahmad Hijazi di tahun 2019 ini telah menganggarkan dana sebesar Rp 65 juta melalui Dinsos untuk membantu tambahan modal usaha bagi para Penyandang Disabilitas yang ada di Rejang Lebong,” Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong Zulfan Effendi didampingi Kabid Rehsos Edi Warman, Rabu (04/12/2019).
Diketahui jumlah warga penyandang disabilitas di Rejang Lebong mencapai ribuan. Tahun ini Bansos UEP baru menjangkau 15 orang di Kecamatan Sindang Dataran.
“Secara bertahap kita akan alokasikan nanti bantuan sosial serupa bagi Penyandang Disabilitas di wilayah kecamatan lainnya. Untuk tahun 2019 ini kita fokus ke wilayah Kecamatan Sindang Dataran, di sana ada 15 orang penyandang disabilitas yang kita bantu tambahan modal usaha,” ungkap Edi.
Dijelaskan Kabid Rehsos ini, Bansos yang diberikan kepada 15 orang penyandang disabilitas tersebut besarannya tidak sama. Nilainya disesuaikan dengan usaha yang mereka digeluti selama ini. Apalagi konsepnya adalah bantuan untuk membantu pengembangan usaha bagi penyandang disabilitas.

“Bansos ini adalah Bansos Usaha Ekonomi Produktif (UEP), sesuai dengan namanya tentu ini untuk membantu agar usaha mereka dapat lebih berkembang, hingga mereka menjadi berdaya,” jelas Edi.
Salah satu penerima Bansos UEP, Dani (45 tahun), warga Desa Air Rusa kepada wartawan sahabatrakyat.com menyampaikan apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada Pemkab RL yang sudah memberi perhatian lewat Bansos UEP.
“Jujur saya sangat berterima kasih, saya dapat bantuan 5 juta untuk tambahan usaha bengkel saya, uangnya sudah saya belanjakan untuk menambah isi bengkel saya ini, sekali lagi saya berterima kasih kepada Pak Bupati karena sudah memperhatikan penyandang disabilitas, harapan saya bantuan ini terus dapat berkelanjutan,” sampai Dani.
Hal senada dikemukakan Buwiran (43 tahun) Penyandang Disabilitas Daksa warga Desa Bengko Kecamatan Sindang Dataran. Menurut ayah dua anak tersebut, dengan bantuan UEP dirinya bisa menambah jumlah ternak kambingnya.
Ia berharap ke depannya tambahan kambing tersebut dapat terus berkembang sehingga membantu kehidupan keluarganya menjadi lebih baik. Apalagi, tambah Buwiran, saat ini anaknya yang pertama sudah putus sekolah di kelas 2 SMP.
“Sangat membantu sekali dan kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten, dengan kondisi saya yang penuh keterbatasan, UEP ini tentu sangat membantu. Saya sudah membeli lagi 4 ekor kambing yang dapat kami ternakkan. Mudah-mudahan usaha ini dapat berkembang nantinya,” doanya. (brn01)