Pemda Lebong Perlu Suport Perjuangan dan Cita-Cita Susan

Teguh Raharjo EP
Shintia Whulandari

LEBONG, sahabatrakyat.com- Sosok Shintia Whulandari (20 tahun), dara manis asal Desa Sungai Lisai Kecamatan Pinang Belapis, yang berjuang menggapai cita-cita demi membangun desanya menuai simpati sejumlah pihak.

Susan–sapaan Shintia Whulandari, memang berasal dari desa yang masih minim fasilitas pendidikan dan kesehatan. Namun tekadnya yang kuat telah membawanya masuk sekolah tinggi kesehatan di Kota Bengkulu. Sebagai satu-satunya generasi muda yang kini mengecap pendidikan tinggi, Susan bertekad menamatkan studi lalu kembali lagi mengabdi di kampung halaman.

Melihat semangat Susan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Lebong, Teguh Raharjo Eko Purwoto mengatakan, dirinya merasa sangat bangga dengan kepribadian Susan yang punya niat membangun dan memajukan daerah. Semangat itu, lanjutnya, hendaknya mendapatkan perhatian pemerintah daerah.

Teguh Raharjo EP

“Harus ada perhatian khusus ya, bagi putra-putri Lebong yang punya semangat juang meningkatkan kualitas pendidikan secara individu, apalagi seperti niat dan cita-cita adek kita Susan ini,” ujar Teguh, baru-baru ini (11/9/2019).

Teguh berharap, lembaga pemerintah terkait, seperti bidang pendidikan maupun kesehatan, harus melihat semangat Susan untuk kemudian memberi dukungan.

“Pesan kami melalui lembaga terkaitnya ya, harus memberi suport ya, tidak hanya suport moril saja bahkan harus paling tidak meringankan beban adek kita Susan,” ujarnya.

Fatra Kurniawan

Senada, Tokoh Pemuda Kabupaten Lebong, Fatra Kurniawan, SKM., MKM (27 tahun) menuturkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Lebong harus memperhatikan pemerataan pelayanan kesehatan di setiap wilayah, terutama daerah yang jauh dari pusat kota.

Niat Susan, sambungnya, harus disuport dan dijaga sebagai investasi pribadi maupun daerah dimasa yang akan datang.

“Yang penting nanti niat itu dapat diwujudkan setelah selesai menempuh pendidikan. Susan nanti bisa seperti membuat klinik kesehatan,” tandas aktivis kesehatan yang kini menjadi tenaga pengajar di Universitas Ratu Samban Bengkulu Utara.


Pewarta: Aka Budiman