Tari Kreasi Tabut, 10 Finalis Bius Ribuan Penonton

BENGKULU, sahabatrakyat.com- Penampilan 10 finalis tari kreasi tabut 2019 berhasil memukau ribuan penonton yang memadati panggung utama Festival Tabut di Lapangan Merdeka Kota Bengkulu, (4/9/2019).

Hentak alunan dhol berpadu alat musik tradisional lainnya membius masyarakat yang sedang menikmati liuk lincah gerakan para penari dengan busana warna terang menantang.

Sanggar Puspa Kencana Budaya sebagai penampil pertama sukses menghangatkan suasana malam itu. Sanggar ini membawakan tarian yang menceritakan tentang prosesi awal ritual tabut ngambik tanah di Gerga beserta maknanya.

Digambarkan, manusia sebagai makhluk ciptaan Allah yang berasal dari tanah, kemudian akan kembali menjadi tanah saat tutup usia.

Tak kalah epik, Sanggar S2WB mengilustrasikan kisah kepahlawanan cucu Nabi Muhammad SAW, Husein bin Ali bin Abi Thalib beserta pasukannya, dalam peperangan melawan pasukan Ubaidillah bin Zaid di Padang Karbala.

Dengan balutan baju perang bewarna merah dan sebilah pedang, para penari kompak mengikuti irama musik layaknya genderang perang. Tepuk tangan dan sorak sorai penonton pun bergemuruh usai pertunjukan.

Ref Andras salah seorang Dewan Pengamat dalam final tari kreasi tabut mengatakan, penampilan para peserta jauh berkembang dibandingkan dari babak penyisihan lalu. Menurutnya, para koreografer sangat cerdas dan paham apa yang menjadi tuntutan dari sebuah karya.

“Salam salut saya untuk para koreografer. Sebagai bentuk apresiasi kami mengajak untuk membedah karya tari yang tampil pada malam ini,” ujar Ref bersemangat.

Sementara itu, Ema Malini yang juga dipercaya sebagai Dewan Pengamat menjelaskan, dalam suatu tari bukan hanya menghasilkan karya yang cantik, rampak dan kompak, tetapi ada makna tujuan dan isi yang disampaikan.

“Jadi bukan hanya sekedar cantik, rampak, kompak dan teknik yang bagus tetapi apa yang digarap punya makna dan tujuan yang diharapkan,” tuturnya.

Berdasarkan keputusan Dewan Pengamat, 10 finalis ini kemudian diberikan penghargaan dalam tiga kategori, yaitu penata terbaik, penampil terbaik dan penyaji terbaik.

Berikut hasilnya:

Penata Terbaik:
Sanggar Puspa Kencana
Sanggar Cempaka Putih
Sanggar Watashi
Sanggar Gratil

Penampil Terbaik
Sanggar Malabero
Sanggar Seni Bencoolen
Sanggar STM Budaya

Penyaji Terbaik
Sanggar Seja Sema
Sanggar Seni Wahana Budaya
Sanggar Salsabila


Editor: Jean Freire