previous arrow
next arrow
Slider

Polisi Tangkap 5 Tsk Pembunuhan di Bengkulu Tengah

Lima warga Padang Jati Bengkulu Tengah ditangkap polisi dalam kasus pembunuhan berencana di kebun/tribratanewsbengkulu.com

BENGKULU TENGAH, sahabatrakyat.com- Polisi berhasil menangkap lima pelaku pembunuhan berencana terhadap Ermansyah, warga Desa Tumbuk Kecamatan Pagar Jati, Bengkulu Tengah ( Benteng ) yang terjadi pada Senin (20 Mei  2019) sekira pukul 12.00 WIB di kebun milik korban di Bukit Muspan Desa Renah Kandis.

Kelima tersangka adalah warga Kecamatan Padang Jati, masing-masing berinisial HR (35 tahun) warga Desa Renah Kandis; HS (45 tahun) warga Desa Tumbuk; CA (26 tahun) warga Desa Renah Kandis; OO (29 tahun) warga Desa Talang Curup dan AD (34 tahun) warga Desa Renah Kandis Kec. Pagar Jati Kab. Bengkulu Tengah.

Kapolres Bengkulu Utara AKBP Ariefaldi Warganegara, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jery Antonius Nainggolan didampingi Paur Humas Polres Bengkulu Utara Ipda Nofriyanti, S.Sos, saat konferensi pers menjelaskan, yang membuat kelima tersangka sampai tega melakukan pembunuhan berencana tersebut berlatar belakang dendam.

”Pelaku merasa dendam terhadap korban yang telah memukul pelaku menggunakan kayu kopi tanpa ada alasan dan permasalahan di pondok kebun, ” ungkap Kasat Reskrim.

Ditambahkan Kasat Reskrim, modus yang dipakai oleh pelaku yaitu pada saat korban bermalam di pondok kebun kopi milik korban, kelima tersangka melakukan pembakaran pondok yang di dalamnya korban sedang terlelap tidur.

”Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh kakak korban bernama Supandi yang datang keesokan harinya pada tanggal 22 Mei 2019 ke kebun tersebut lalu melihat pondok dalam keadaan terpanggang. Kakak korban langsung menghubungi polisi,” tambah Kasat.

Mendapatkan laporan tersebut, polisi lantas melakukan olah TKP dan mendapatkan barang bukti berupa satu buah parang yang sudah terbakar tanpa gagang dan satu bilah kayu.

Saat ini kelima tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkulu Utara guna penyidikan lebih lanjut.


Editor: Jean Freire

Sumber: tribratanewsbengkulu.com

Komentar Anda
iklan kibar

Related posts