previous arrow
next arrow
Slider

Ratusan Warga Terisolir, Bupati Mian Gelar Rakor Sikapi Bencana Banjir

Rapat Koordinasi Pemkab Bengkulu Utara/foto: ms firman

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Terkait dengan bencana alam banjir yang sedang melanda hampir seluruh wilayah Provinsi Bengkulu, termasuk Kabupaten Bengkulu Utara (BU), Bupati BU Ir H Mian langsung menggelar rapat koordinasi dengan OPD terkait, Sabtu (27/4/2019) siang. OPD itu antara lain: Dinas Kominfo, Bappeda, BPBD, Dinas Kesehatan, Kesbangpol, PUPR.

Bupati Mian mengatakan, rapat ini dalam mempersiapkan bantuan kepada warga BU yang terkena musibah bencana banjir yang melanda hampir di seluruh wilayah Kabupaten BU. “Ya rapat ini untuk dalam rangka untuk melakukan persiapan bantuan, untuk warga yang terkena banjir dan tempat yang terisolir,” kata Mian.

Mian menambahkan, bahwa dalam hasil rapat ini untuk bantuan, baik itu sembako dan bantuan lainnya akan tiba sore ini di posko-posko yang telah disiapkan. “Sore ini bantuan-bantuan tersebut saya pastikan sudah sampai di posko-posko bantuan yang telah disiapkan,” ungkapnya.

Selain bantuan sembako, Bupati Mian juga meyampaikan, bahwa pihak Pemkab BU juga mepersiapkan bantuan dapur umum, dan bantuan lainnya seperti posko kesehatan. hal ini dilakukannya sebagai bentuk perhatian Pemkab BU kepada masyarakatnya yang terkena musibah.

“Semua ini kita lakukan, sebagai bentuk perhatian Pemkab BU kepada msayarakat yang saat ini terkena musibah,” tukasnya.

Untuk diketahui dampak pasca banjir yang melanda di wilayah Kabupaten BU, banyak desa yang terisolir yang ada di 8 kecamatan di Kabupaten BU ini berdasarkan data yang diterima oleh pihak Pemkab BU.

Seperti di Kecamatan Ketahun ada 3 desa terisolir dengan total kurang lebih seribu jiwa, di Kecamatan Batik Nau ada 4 desa yang terisolir dengan total kurang lebih hampir 5 ratusan jiwa ditambah dengan 1 jembatan putus.

Untuk di Kecamatan Tanjung Agung Palik ada dua desa yang terisolir dengan total seratus jiwa ditambah dengan satu jembatan putus. Kecamatan Air Napal 1 Desa terendam total dengan total 700 jiwa. Di Kecamatan Lais ada 3 desa yang terisolir dengan total seratus lebih jiwa.

Sedangkan untuk di kecamatan Napal Putih ada 3 Desa terisolir dan satu jembatan putus. Kecamatan Air Padang ada 1 Desa terisolir dengan satu jembatan gantung putus. Untuk di Kecamatan Arga Makmur ada 2 desa terisolir. Di Kecamatan Hulu Palik 1 desa terisolir, Dan Untuk di Kecamatan Arma Jaya 2 desa terisolir dan satu jembatan gantung putus.


Penulis: MS FIRMAN

Komentar Anda
iklan kibar

Related posts