previous arrow
next arrow
Slider

Sapa Masyarakat Kaur, Gubernur Serukan Pesan Damai Ramadhan

BENGKULU- Ramadhan adalah bulan penuh rahmat, semua harus berjihad menahan diri dari hal yang merugikan sesama muslim dan seluruh umat manusia. Hal ini ditegaskan Gubernur Bengkulu, saat melakukan safari ramadhan di Kabupaten Kaur, Senin (13/05/2019).

Menurut Gubernur, bulan ramadhan harus disambut dengan suka cita dan jangan sampai diciderai dengan berbagai tindakan yang berpotensi memecah belah sesama anak bangsa.
Selain itu, lanjut Rohidin, umat Islam jangan sampai lupa pesan perdamaian yang pernah disampaikan Nabi Muhammad, pada bulan Ramadhan 14 abad yang lalu, dalam penaklukan Kota Mekkah.
“Ramadhan bulan istimewa, kita patut menyambutnya dengan penuh kegembiraan, penuh suka cita dalam bingkai kerukunan dan persatuan,” ujar Rohidin saat hadir di Masjid At Taqwa 2, Desa Cahaya Batin, Semindang Gumay, Kabupaten Kaur.
Lanjutnya, terkait musibah yang menimpa Provinsi Bengkulu beberapa waktu lalu menimbulkan kesedihan, dan duka yang mendalam, Kabupaten Kaur salah satunya kabupaten yang turut terkena dampak bencana terjadinya banjir dan longsor.
Terkait infrastruktur yang rusak akibat musibah ini, langsung mendapat perhatian dari pemerintah pusat dengan hadirnya Menteri BUMN, Menteri Sosial, Kepala Basarnas dan Kementerian PUPR untuk meninjau langsung titik – titik terdampak bencana.
“Musibah yang menimpa Provinsi kita, mendapat perhatian dan direspon cepat oleh pemerintah pusat dengan memberikan bantuan serta solusi pasca bencana. BNPB salurkan bantuan senilai Rp 2,25 milyat, BUMN juga sudah salurkan bantuan begitupun PUPR hadir langsung ke lokasi terdampak banjir dan longsor dan langsung mengambil tindakan,” jelas Gubernur
Sementara itu, Bupati Kaur Gusril Pausi menyambut baik kedatangan rombongan Gubernur di Kabupaten Kaur. Kata dia, ini kesempatan ini sangat berharga dalam menjalin tali silaturahmi antara pemerintah kabupaten dan provinsi.
“Saya selaku pimpinan di Kabupaten Kaur, mengucapkan terimakasih atas kehadirannya. Mohon maaf jika ada kekurangan dalam pelayanan, dan apa yng disajikan,” ungkap Gusril.
Gusril juga mengingatkan bencana yang terjadi beberapa saat lalu sebagai pengingat/teguran dari Maha pencipta, agar kita lebih meningkatkan kesadaran dalam beribadah di bulan suci ramadhan.
“Bumi ini sudah tua, dan kita perlu ingat setiap musibah yang datang merupakan peringatan dari Allah SWT, jadi di bulan yang suci ini mari kita bersama tingkatkan ketaqwaan dan keimanan,” terang Gusril
Bencana yang terjadi, Kabupaten Kaur turut terkena dampaknya di beberapa titik terjadi banjir dan longsor yang turut menelan korban jiwa yang dilaporkan masih hilang hingga sekarang. Begitupun dengan infrastruktur, seperti jalan amblas, tertutup longsor, hingga abrasi, semoga semua ini mendapatkan perhatian pemerintah daerah dan pusat untuk segera diperbaiki.
“Kaur turut terkena musibah, akses jalan di beberapa wilayah masih terputus. Hal ini tentu perlu perhatian secara serius,” tutup Bupati.
___________________
Editor: Jean Freire
Komentar Anda
iklan kibar

Related posts