Setahun Buron, Tsk Pencurian di 5 TKP Ditembak

Tersangka saat digelandang polisi
Tersangka RZ saat digelandang polisi/Foto: tribratanewsbengkulu.com

SELUMA, sahabatrakyat.com Upaya Tim Opsnal Satreskrim Polsek Seluma memburu pelaku tindak kriminal membuahkan hasil. Seorang dari lima tersangka dalam kasus pencurian yang sudah masuk DPO selama setahun terakhir digulung aparat, Kamis dinihari (13/6/2019) sekitar pukul 01.00 WIB.

Tersangka berinisial RZ (30 tahun), warga Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Seluma Barat. Dilansir tribratanewsbengkulu.com, Jumat (14/6/2019), RZ yang merupakan gembong spesialis bobol rumah yang selama ini meresahkan warga Seluma terpaksa didor alias ditembak karena mencoba melawan petugas saat penangkapan berlangsung.

RZ yang telah ditetapkan sebagai DPO sejak 2018 telah kembali dari pelariannya dan menyewa rumah kos-kosan di Jalan Hibrida, Kota Bengkulu. Mendapat informasi tersebut, Tim Opsnal langsung melakukan penyergapan.

Versi polisi, DPO ini langsung memilih langkah seribu dan berusaha kabur saat polisi hendak menangkapnya. Upaya tersebut gagal setelah peluru panas menerjang kaki-nya.

“Pelarian DPO ini terhenti setelah personel menembak pelaku setelah yang bersangkutan berupaya kabur dari penangkapan,” kata Kapolres Seluma Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) I Nyoman Mertha Dana SIk melalui Kasat Reskrim Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rizka Fadhilah, SH SIk.

Dijelaskan, selama menjadi DPO, tersangka kabur dan bersembunyi ke Jakarta. Sehingga begitu diketahui tersangka telah kembali, langsung dilakukan penangkapan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya tersebut.

“Saat ini kita masih memburu empat tersangka lagi yang semuanya satu komplotan dengan tersangka ini. Semoga dengan tertangkapnya RZ ini, kita dapatkan informasi keberadaan empat rekannya tersebut,” sampainya.

Dihadapan penyidik RZ mengatakan, semua pencurian yang dilakukannya tersebut dilakukan bersama empat rekannya. Diakuinya, pada 2018 lalu, dirinya dan rekan telah melakukan pencurian di lima TKP, yakni di Puskesmas Babatan, Kecamatan Sukaraja, mereka berhasil menggasak dua unit Laptop merk Accer.

Lalu di Sekretariat Kukerta UNIB di Desa Tumbuan, Kecamatan Lubuk Sandi menggasak satu unit Kamera Samsung, satu unit Laptop merk Lenovo dan 1 unit Handpone merk Asus.

Lalu di Sekretariat Kukerta UNIB di Desa Lunjuk, Kecamatan Seluma Barat, berhasil menggasak satu unit Laptop merk Accer dan satu unit Handpone merk Iphone 8.

Selanjutnya, di rumah Bidan Desa Talang Tinggi, Kecamatan Seluma Barat, mereka mengambil satu unit Laptop merk Accer.

Setelah itu, mereka membobol rumah warga Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Seluma Barat, yang merupakan tetangga tersangka sendiri dan berhasil menggasak satu unit Hanpone merk Oppo A37.

“Semua barang tersebut sudah kami jual, Pak. Hasilnya kami bagi berlima. Lalu uangnya kami gunakan untuk foya-foya dengan mabuk dan sebagian untuk membeli kebutuhan kami,” ucap RZ saat di BAP penyidik.


Editor: Jean Freire