Terhadap Bandar dan Pengedar Narkoba, Gubernur Minta Tembak di Tempat

KEPAHIANG, sahabatrakyat.com- Mengawali Kunjungan Kerjanya ke Kabupaten Kepahiang dan Rejang Lebong, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengukuhkan Tagana Masuk Sekolah (Sahabat Tagana) serta melantik Satgas Anti Narkoba Sekolah (SANS) Kabupaten Kepahiang, di SMAN 1 Kepahiang, Sabtu (14/9/2019).

Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Kepahiang Hidayatullah Sjahid, Plt Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri beserta Kepala OPD di lingkup Pemprov Bengkulu.

Dalam sambutannya, Gubernur Rohidin mengaku prihatin dengan persoalan Narkoba yang kini sangat kritis.

Sebagai Kepala Daerah, dirinya tidak ingin masa depan generasi muda sebagai penerus bangsa hancur akibat narkoba.

Untuk itu, Gubernur Rohidin menegaskan, permasalahan narkoba harus ditangani secara serius, khususnya terhadap pengedar dan bandar narkoba.

“Saya pernah katakan kepada BNN, kalau pengedar tolong tegakkan betul aturan, tidak ada toleransi apapun. Khusus untuk pengedar atau bandar besar, dengan Kapolda saya minta tembak di tempat, ini membunuh masa depan anak bangsa, tak ada ampun bagi pengedar narkoba,” tegas Gubernur Rohodin, usai melantik SANS dan Sahabat Tagana Kepahiang.

Sedangkan kepada Sahabat Tagana, Gubernur Rohidin berpesan agar para pelajar ini dapat menjadi contoh serta memberikan pengarahan kepada keluarga untuk tanggap terhadap bencana.

Salah satunya dengan mangajak keluarga untuk lebih mengutamakan keselamatan diri dibandingkan dengan harta benda saat terjadi bencana.

“Nanti ngurus harta benda itu, surat – surat berharga itu mikirnya belakangan yang penting selamatkan dulu jiwa, kalau bisa zero accident, jangan sampai ada korban jiwa,” pesan Gubernur Rohidin.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Rohidin juga membuka secara resmi sarasehan, perekaman KTP elektronik bagi pemula serta menyerahkan Kartu Indentitas Anak (KIA).


Editor: Jean Freire