Ternyata Pakai ‘Upeti’, Oknum SPBU Muara Aman Diduga ‘Bermain’

Puluhan unit sepeda motor dengan tangki modifikasi yang diamankan petugas belum lama ini di SPBU Muara Aman bisa diambil pemilik jika dokumennya lengkap/Foto: tribratanewsbengkulu

LEBONG, sahabatrakyat.com- Operasi penangkapan sejumlah unit sepeda motor mati fungsi yang dipakai mengisi BBM berulang-ulang di SPBU Muara Aman oleh Polres Lebong belum lama ini ternyata membuka lembaran baru proses penyelidikan. Polisi mengendus ada oknum SPBU yang bermain sehingga pemilik sepeda motor bisa isi ulang BBM bersubsidi berkali-kali.

Dilansir tribratanewsbengkulu.com, Selasa (12/6/2019), pengembangan kasus itu merupakan hasil pemeriksaan terhadap pemilik roda dua yang diangkut polisi ke Mapolres Lebong saat mengantri di SPBU. Bahkan kepada polisi, para pemilik kendaraan roda dua juga mengaku menyetor uang Rp 5 ribu sampai dengan Rp 10 ribu dalam satu kali pengisian ke oknum petugas SPBU. Polisi masih mendalami dan mengembangkan kasus ini.

Barulah setelah mendapatkan semua apa yang dibutuhkan dalam pengungkapan kasus pengisian BBM dengan menggunakan tangki modifikasi, pihaknya baru bisa menentukan jenis atau langkah apa yang nantinya dilakukan baik kepada pemilik motor atau pihak SPBU. “Kita lihat saja nanti bagaimana hasil pengembangan yang terus kita lakukan,” kata Kapolres AKBP Andree.Ghama Putra SH SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Teguh Ari Aji, SIK.

Sementara terkait 37 unit sepeda motor yang disita, Polres Lebong mempersilakan pemiliknya untuk mengambil. Namun sebelum dibawa pulang, mereka harus menunjukkan dokumen resmi kepemilikan kendaraan tersebut. Selain itu, tangki modifikasi juga harus dilepas dan ditinggalkan sebagai barang sitaan polisi.

IPTU Teguh mengatakan, sejumlah pemilik motor sudah ada yang datang dan mengambil sejak Selasa (11/6/2019). “Kemarin pemilik motor datang untuk mengambil kembali motor mereka dan telah kita serahkan,” katanya.


Editor: Jean Freire