previous arrow
next arrow
Slider

Tingkatkan Kapasitas SDM, Bawaslu BU Gelar Rapat Fasilitasi & Koordinasi Pengawasan

Rapat Fasilitasi dan Koordinasi Pengawasan Tahapan Pemilu 2019 Bawaslu Bengkulu Utara/foto: firman

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bengkulu Utara menggelar rapat fasilitasi dan koordinasi pengawasan tahapan pengawasan pemilu tahun 2019 di salah satu hotel di Arga Makmur,  Jumat (12/04/2019).

Kegiatan ini dimulai sejak tanggal 10 April 2019 sampai dengan hari ini (12 April 2019) dan diikuti oleh seluruh staf teknis Sekretariat Panwaslucam se-Kabupaten Bengkulu Utara, Panwaslu Kelurahan/Desa, dan PTPS yang dianggap rawan pada saat pelaksanaan pemungatan suara pada 17 April 2019.

“Sangat penting bagi kami melaksanakan kegiatan ini demi peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengawas pemilu, mengingat waktu pelaksanaan pemilu sudah dekat. Sesuai kapasitas kita masing masing terkait dengan penguatan, terkait dengan regulasi maupun prosedur sesuai dengan proses pelaksanaan pengawasan,” ujar Titin Sumarni, SH, Ketua Bawaslu kabupaten Bengkulu Utara saat menutup kegiatan tersebut.

Titin berharap, semua jajarannya masih dalam kesepahaman bahwa tugas fungsi pengawasan Pemilu secara khusus memang ada di pundak Panwas, sekalipun secara umum proses pengawasan itu adalah tanggung jawab seluruh masyarakat dan stakeholder yang terlibat dalam proses pengawasan.

“(Agar) Pengawas Pemilu mengisi lagi pengetahuan dan pemahaman terkait tugas dan fungsinya, serta memantapkan penguatan regulasi tentang kepemiluan dan prosedur pelaksanaan pengawasan,” imbuh Titin. Titin berharap materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut dapat dipedomani dan dimengerti peserta yang hadir.

Komisioner Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Bengkulu Utara Tri Suyanto, SE menegaskan kepada peserta untuk memaksimalkan sinergitas dalam pengelolaan lembaga pengawas pemilu dan bagaimana memahami tugas dan fungsi masing -masing.

Sementara Tugiran, S.Pd, Komisioner Divisi Penindakan, mengingatkan para PTPS agar tidak lengah dan tidak meninggalkan lokasi TPS sampai penghitungan selesai dan ditutup. Sehingga PTPS tidak terlewatkan proses pengawasan di TPS.

“Jika dalam pengawasan nanti PTPS ada intimidasi, ada tekanan, dan ada ancaman keselamatan, segera berkoordinasi dengan PPD, Panwaslucam dan pihak kepolisisan, karena menjalankan tugas pengawasan tersebut kita semua dimandatkan oleh undang-undang dan undang-undang itu regulasi resmi yang harus dijaga dengan baik. Konsekuensi undang-undang kita semua mendapat perlindungan hukum oleh karena itu jangan segan-segan untuk melapor jika ada sesuatu yang kemudian membuat keselamatan kita terancam,” pesan Tugiran.


Pewarta: MS Firman

Editor: Jean Freire

Komentar Anda
iklan kibar

Related posts