Adu Mulut Nyaris Berujung Maut

ilustrasi/radarmalang.co.id
ilustrasi/radarmalang.co.id

BENGKULU UTARA- Perkelahian yang diawali cekcok mulut nyaris saja berujung maut. Dua remaja warga Desa Karang Anyar, Kecamatan Arga Makmur, MN (16 tahun) dan TM (15), harus berurusan dengan polisi dan rumah sakit setelah keduanya saling baku pukul di pinggir jalan Kelurahan Purwodadi, Kecamatan Arga Makmur BU, tepatnya di depan Cafe Win sekitar pukul 21.00 WIB, Selasa (6/7/2016).

Dalam perkelahian itu, MN menghujam punggung TM dengan taring babi hingga tembus ke dada. TM juga menderita luka sabetan di bagian wajah. MN melarikan diri usai kejadian, sedang MN terpaksa dilarikan ke rumah sakit.

Polisi bergerak cepat setelah menerima laporan terkait kejadian. Hasilnya, dalam tempo dua jam keberadaan MN berhasil diketahui. Polisi mendatangi dan meringkusnya tanpa perlawanan. MN lalu digelandang ke Mapolres BU guna menjalani proses hukum.

Kapolres BU AKBP Andhika Vishnu S. IK melalui Kasat Reskrim AKP M. Jufri S.IK mengatakan, berdasarkan keterangan pelapor, saksi korban dan keterangan warga di lokasi kejadian, peristiwa itu bermula dari urusan topi.

Sebelum kejadian, kata Jufri, TM meminta MN mengembalikan topi. Namun permintaan itu tak langsung diindahkan. MN malah lambat mengembalikan sehingga terjadi cekcok mulut sampai akhirnya terjadi perkelahian. “Barang bukti taring babi juga sudah diamankan,” kata Jufri.

Penulis: Firman
Editor: Jees