Sampah Pengunjung Cemari Objek Wisata

935470_606637362679751_456199980_n
Air Terjun Palak Siring, Bengkulu Utara

BENGKULU UTARA-Air Terjun Palak Siring merupakan salah satu objek wisata andalan Kabupaten Bengkulu Utara yang ramai dikunjungi, terutama pada hari libur dan hari raya besar keagamaan. Sayangnya, kesadaran wisatawan dalam menjaga kebersihan dan keindahan destinasi wisata BU ini masih belum memuaskan. Terbukti, ada banyak sampah yang dibuang sembarangan oleh pengunjung ketika wartawan media ini menyambangi lokasi, kemarin (10/8) siang.

Kasibah (58 Tahun), penjaga pintu masuk ke lokasi Air Terjun Palak Siring mengaku hampir tiap hari membersihkan sampah-sampah yang ditinggalkan pengunjung. Umumnya sampah yang berserakan adalah anorganik atau sampah yang tak mudah terurai, seperti botol bekas minuman mineral dan bahan-bahan plastik lainnya.

“Saya hampir tiap hari, pagi dan sore, menyapu sampah yang berserak di tangga-tangga ini. Jadi sudah seperti menyapu di rumah sendiri,” kata perempuan paruh baya itu. Ia mengatakan, tugas menjaga di pintu masuk ia lakoni mulai Senin hingga Jumat. Sementara Sabtu-Minggu dijaga oleh Karang Taruna Kelurahan Kemumu.

Kasibah berharap, agar objek wisata Air Terjun Palak Siring tetap asri hendaknya para pengunjung bisa lebih peduli dengan kebersihan. Meski ada ia sudah biasa membereskan sampah, namun kepedulian pengunjung juga diharapkan. Sebab rasa nyaman berada di lokasi wisata itu akan makin terasa jika sampah-sampah juga tidak mencemari.

Seperti diketahui, Air Terjun Palak Siring dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, baik lokal maupun wisatawan luar daerah Kabupaten Bengkulu Utara. Selain keindahan air terjunnya, di sini juga ada saluran irigasi peninggalan Belanda. Panorama alam hutan konservasi sebagai habitatnya Rafflesia Gadutensis dan Amorphapolus.

Untuk mencapai lokasi, dari pusat kota Arga Makmur hanya butuh waktu sekitar 20 menit. Sebelum tiba di lokasi, di kiri kanan jalan kita akan disuguhi pemandangan hamparan sawah dan bukit barisan. (cw4)