Kades & Perangkat Jangan 'Ngantor' di Rumah

Pelantikan perangkat desa di wilayah Kec. Pelabai baru-baru ini/foto ist

LEBONG, sahabatrakyat.com- Camat Pelabai Junaidi menghimbau seluruh kepala desa dan perangkat desa masing-masing agar memanfaatkan balai desa sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat, terutama warga desanya. Ia meminta agar rumah pribadi tak lagi menjadi kantor kepala desa seperti terjadi di masa-masa sebelumnya.

“Dan setiap kepala desa harus mengatur jadwal perangkatnya yang ngantor setiap harinya walaupun jam ngantor bagi perangkat desa dijadwalkan secara bergiliran,” kata Junaidi dalam sambutannya usai menyaksikan pelantikan perangkat desa di wilayah Kecamatan Pelabai yang dilaksanakan secara serentak pada hari Rabu (1/3/2017).

Desa-desa yang perangkatnya dilantik oleh kades masing-masing itu di antaranya Desa Gunung Alam, Pelabai, Tik Teleu, dan Tabeak Blau II. Usai diambil sumpah jabatan, 10 orang perangkat tiap-tiap desa lalu menandatangani surat keputusan jabatan. Prosesi itu dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB.

Para kepala desa di wilayah Kec. Pelabai/foto ist

“Tujuan utama pelantikan serentak ini adalah untuk menjalin kekompakan antara perangkat desa dengan kepala desa. Sehingga setiap program yang dijalankan dan direncanakan oleh desa masing-masing dapat berjalan dengan baik dan tidak terhambat oleh hal-hal yang tidak kita inginkan. Dan saya juga berharap perangkat desa yang terpilih di masing-masing desa setelah pelantikan ini semuanya bekerja secara optimal dan dapat memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat,” kata Junaidi.

Sementara Kepala Bagian Pemerintahan Firdaus mengatakan besarnya harapan Pemkab Lebong kepada seluruh jajaran pemerintahan desa yang baru dilantik. Pasalnya, mereka yang diberi amanah sudah sesuai dengan persyaratan yang diatur dalam Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 tentang pengangkatan perangkat desa.

“Karena dilihat dari kemapuan dan status pendidikan perangkat desa yang dipilih ini sudah memenuhi syarat dan kriteria dan kami sangat yakin kinerja perangkat desa yang ada di desa masing-masing untuk ke depannya lebih baik lagi dalam rangka membantu menyukseskan program-program yang telah direncanakan,” kata Firdaus.

Lebih lanjut Firdaus juga mengingatkan agar seluruh kades dan perangkatnya turut mendorong kehidupan religius di desanya dengan program dan kegiatan yang memakmurkan tempat ibadah, seperti masjid, yang ada di desanya masing-masing.

“Untuk pemakmuran tempat ibadah seperti masjid harus dilakukan perencanaan yang baik, jika keadaan masjid perlu direnovasi maka cari jalan keluar bagaimana caranya tempat ibadah tersebut bisa nyaman untuk beribadah, jika keadaan masjidnya sudah bagus tapi sepi jemaah-nya cari solusi bagaimana caranya agar jemaah masjid tersebut bisa bertambah, apakah dengan melakukan penambahan pada sarana prasarana di dalam masjid,” kata Firdaus. (Vikter Sanjaya)