Pemkab BU Ajukan 3 Raperda, Salah Satunya untuk Pembangunan Pariwisata

Wabup Bengkulu Utara Arie Septia Adinata saat menyerahkan Nota Pengantar Raperda yang baru saja dibacakannya kepada unsur pimpinan DPRD BU/foto firman-sahabatrakyat.com

BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkulu Utara, Kamis (2/3/2017), menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Bupati atas Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Bengkulu Utara. Sidang dipimpin Wakil Ketua I H. Bambang Irawan, ST, MH didampingi Wakil Ketua II Parmin, S.Ip.

Ada tiga raperda yang disampaikan eksekutif, masing-masing sebagai berikut:
1. Raperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah atau Riparda 2017-2026;
2. Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 4 Tahun 2012 tentang Retribusi Jasa Umum;
3. Raperda tentang Pencabutan Perda Nomor 4 Tahun 2013 tentang Pengusahaan Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Nota pengantar ketiga raperda itu disampaikan oleh Wakil Bupati Arie Septia Adinata SE mewakili Bupati Bengkulu Utara Ir Mian. Wabup Arie datang didampingi jajaran pemkab lainnya, di antaranya Plt Sekda Drs Hariyadi SPd MM MSi.

Wakil Bupati Arie Septia Adinata,SE mengatakan, sumber daya manusia, sumber daya alam, dan budaya, merupakan modal dasar kepariwisataan di Kabupaten Bengkulu Utara. Modal dasar tersebut perlu diolah untuk menggali potensi -potensi lainnya sehingga perlu dukungan dasar hukum yang jelas, yakni Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah (Riparda).

“Sehingga dapat memberi arahan, aturan, dalam rangka mengembangkan pariwisata di Daerah Bengkulu Utara, agar dapat menetapkan skala prioritas pembangunan pariwisata daerah. Oleh karena itu dipandang perlu Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah itu,” papar Arie.

Kepada sahabatrakyat.com, Wakil bupati Arie Septia Adinata, SE, usai rapat paripurna di gedung rakyat itu, mengatakan, mudah-mudahan dalam tiga rancangan peraturan daerah ini berjalan dengan baik, tepat waktu dan tepat sasaran.

“Tujuan kita ini adalah, namanya keputusan tidak dari eksekutif saja tetapi legislatif juga ini keputusan kita bersama, muda-mudahan secapatnya bisa berjalan dengan baik dan konsdusif tutup,” Wabup. (MS Firman)