RAPBD Perubahan Masih Defisit Rp 12 Miliar

Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi/foto www.bengkuluekspress.com
Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi/foto www.bengkuluekspress.com

LEBONG, sahabatrakyat.com- Rancangan Perubahan APBD TA 2016 Pemda Lebong memperlihatkan perubahan di sisi pendapatan. Dari semula Rp 720 miliar lebih menjadi lebih dari Rp 737 miliar atau bertambah sebesar Rp 17 miliar lebih. Meski ada tambahan, namun bila dibandingkan dengan sisi rencana belanja, rancangan perubahan itu masih defisit Rp 12 miliar.

Diketahui tambahan pendapatan bersumber dari kenaikan dana perimbangan, terutama tambahan DAK dan penurunan pajak/bagi hasil bukan pajak. Lalu pendapatan yang sah pada sektor bagi hasil pajak provinsi yang semula ditetapkan Rp 17 miliar lebih turun menjadi Rp 15 miliar lebih. Target PAD juga turun, yang semula ditetapkan Rp 26 miliar lebih menjadi Rp 19 miliar lebih.

“Sementara di sisi belanja daerah mengalami peningkatan. Dari semula ditetapkan Rp 730 miliar lebih menjadi Rp 749 miliar lebih,” urai Bupati Lebong H Rosjonsyah SIP MSi saat menyampaikan Nota Keuangan Rencana Perubahan APBD Lebong TA 2016 dalam Rapat Paripurna DPRD Lebong di Tubei, Kamis (22/9/2016) siang. Ia menekankan, kondisi defisit itu tak cuma dialami Lebong tapi juga hampir di seluruh pemerintahan daerah di Indonesia.

Karena itu, kata Rosjonsyah, berdasarkan pedoman dan kebijakan yang sudah diuraikan, maka pelaksanaan fungsi pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat pada tahun anggaran 2016 ini dapat dilaksanakan sesuai dengan perencanaan yang secara bersam-sama disusun demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Selain itu saya juga berharap lembaga-lembaga pengawasan dan pemeriksaan keuangan negara seperti BPK, BPKP dan aparat internal pemerintah untuk terus mengawasi perencanaan dan penggunaan anggaran daerah agar tetap efisien dan efektif, ” ujar Bupati.

Sekretaris DPRD Lebong Supriono, SH mengungkapkan, sesuai jadwal yang telah ditetapkan Badan Musyawarah, pada Jumat (23/9/2016) mulai pukul 10.00 WIB akan dilaksanakan rapat paripurna pandangan umum DPRD terhadap nota pengantar APBD Perubahan itu. “Lalu jam dua siang, dilanjutkan dengan paripurna jawaban eksekutif atas pandangan umum DPRD,” kata Supriono. (cw3)

Editor    : Jees