Ribuan Dukungan TMS, Arman-Masropen Belum Aman

Suasana Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Verifikasi Faktual (verfak) dukungan bakal calon perseorangan KPU Lebong/foto: FB Bawaslu Kab Lebong

LEBONG, sahabatrakyat.com- Satu-satunya calon kontestan lewat jalur independen di Pilkada Lebong 2020, Armansyah-Masropen, belum bisa bernafas lega. Pasalnya, jumlah dukungan sebagai syarat maju sebagai calon bupati dan wakil bupati belum mencukupi syarat minimal.

Berdasarkan hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi verifikasi faktual (verfak) dukungan bakal calon perseorangan KPU Lebong, Selasa (21/07/2020), diketahui syarat dukungan bagi pasangan ini yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 1.700 dukungan.

KPU Lebong mengatakan, jumlah dukungan yang harus dipenuhi pasangan tersebut untuk maju melalui jalur perseorangan sebanyak 7.723 dukungan KTP, sedangkan dari sebanyak 6.606 berkas yang diverfak, sejak 29 Juni hingga 12 Juli, yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) adalah 4.906 KTP, dan 1.700 TMS.

Atas kekurangan berkas dukungan tersebut, pasangan dengan jargon Aman Bae ini harus melakukan perbaikan. Mereka harus menyerahkan berkas dukungan dua kali lipat dari jumlah kekurangan atau sebanyak 5.634 dukungan.

“Hasilnya di 12 kecamatan yang memenuhi syarat 4.906 dukungan. Sedangkan, jumlah dukungan yang harus MS sebanyak 7.723 dukungan. Artinya, kurang 2.817 dukungan,” terang Ketua KPU Lebong Shalahudin Al Khidr dilansir RMOL Bengkulu.

Terkait hasil pleno itu, Rhedal Fadli sebagai Tim Penghubung atau Liaison Officer (LO) pasangan Aman Bae, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berkas dukungan KTP pengganti dukungan yang dinyatakan TMS, sekitar 12 ribu bukti dukungan. Bahkan, 12 ribu bukti dukungan tersebut telah diinput.

“Alhamdulilah sampai sekarang sudah 12 ribu tinggal diverifikasi faktual, masih akan penambahan lagi setelah selesai diinput, target kita 15 ribu,” ujarnya.

Ia mengaku optimis pasangan Aman Bae bisa lolos dalam verifikasi faktual pada tahap perbaikan nanti.


Pewarta: Aka Budiman |Sumber: RMOL Bengkulu