Soal Pilkades 2020, Dewan Lebong Bakal Hearing, Pip Haryono: Kalau Tidak Pilkades, Apa Dasarnya?

Ilustrasi Pilkades/net

LEBONG, sahabatrakyat.com- DPRD Kabupaten Lebong angkat bicara menyikapi keraguan Pemkab Lebong dalam memutuskan jadi atau tidaknya gelaran Pilkades Gelombang III yang sudah ditetapkan sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2016 di tahun 2020.

Untuk mendapatkan alasan kepastian tetap digelara atau ditunda tersebut, DPRD Lebong bakal menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) alias hearing dengan pihak eksekutif.

Ketua Komisi I DPRD Lebong Wilyan Bachtiar mengatakan, hearing bakal dilakukan bersama lembaga atau dinas terkait untuk mendapatkan keputusan yang tepat.

Wilyan Bachtiar

“Kami akan hearing dulu dengan Organisasi Perangkat Daerah terkait,” ujar Wilyan kepada sahabatrakyat.com belum lama ini (17/11/2019) melalui pesan singkat WhatsapApp.

Namun soal jadwal hearing, lanjutnya, belum dapat ditetapkan mengingat saat ini DPRD sedang dipadatkan dengan agenda pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2020.

“(Waktunya) Belum bisa dipastikan karena agenda pembahasan RAPBD sudah tersusun sampai minggu depan,” tuturnya.

Pip Haryono

Sementara itu Anggota DPRD Lebong Pip Hariyono berpandangan, karena sudah ditetapkan dalam Perda, ia setuju jika pelaksanaan Pilkades dilakukan pada 2020. Namun ia juga perlu mengetahui apa alasan dan dasarnya jika memang agenda Pilkades 2020 itu harus ditunda.

“Kalau kita juga setuju Pilkades dilaksanakan sesuai Perda, tapi kita akan membicarakan hal ini kepada seluruh dinas terkait kenapa Pilkades ini tidak bisa dilaksanakan dan landasan peraturan apa yang bisa digunakan untuk penundaan,” tandas Pip.


Pewarta: Aka Budiman