
KOTA BENGKULU, sahabatrakyat.com- Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi meminta Perusahaan Daerah (PD) Ratu Agung Niaga (RAN) bisa berinovasi dan kreatif mengembangkan usaha meski belum mendapatkan penyertaan modal.
Permintaan itu disampaikan Dedy kepada wartawan usai mengikuti rapat pembahasan anggaran bersama DPRD Kota di Bentiring pada Rabu (31/7/2019).
PD RAN sebenarnya sudah cukup lama vakum, tetapi semenjak dilantiknya Helmi-Dedy , PD RAN diaktifkan kembali dan dipilih direksi yang baru.
“Meski tanpa modal, perusahaan harus terus berjalan secara mandiri. Jika untuk menghidupkan PD RAN ini hanya terus menerus menunggu alokasi dana dari pemerintah maka ini akan memberatkan,” jelas Dedy.
Dikatakannya, direksi sebelumnya pernah memproduksi beberapa sepatu untuk dipasarkan. Namun PD RAN menilai bisnis tersebut tidak cocok untuk daerah Bengkulu karena masih kalah dengan produk dari Bandung.
“Karena itu direksi harus memikirkan bisnis lain. Kita ambil contohnya PD Pasar Jaya yang berhasil membesarkan seluruh pasar yang ada di ibukota, bukan tidak mungkin PD RAN diarahkan untuk mengelola pasar yang ada di Kota Bengkulu karena selama ini pasar di Bengkulu masih di dikelola oleh kepala pasar,” tandas Dedy.
Laporan: Yopy Rivaldo





