SAHABAT RAKYAT, Bengkulu – Pemerintah Kota Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan pelayanan kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan peresmian tiga fasilitas baru di Rumah Sakit Umum Daerah Harapan dan Doa (RSHD), Kamis (tanggal menyesuaikan).

Tiga fasilitas tersebut yakni Ruang Madinah, Instalasi Patologi Anatomi, dan Poli Paru. Peresmian dilakukan langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, didampingi Wakil Walikota Ronny PL Tobing, Sekda Arif Gunadi, Direktur RSHD Lista Cerlyviera, serta jajaran terkait.

Walikota Dedy menyebutkan bahwa penambahan fasilitas ini merupakan upaya nyata pemerintah menghadirkan pelayanan kesehatan yang prima bagi seluruh masyarakat Kota Bengkulu.

“Kita ingin memastikan setiap warga mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik, cepat, dan manusiawi. Fasilitas ini sangat penting, terutama dalam deteksi penyakit paru dan analisis patologi,” ujar Dedy.

Sementara itu, Direktur RSUD HD, Lista Cerlyviera, menjelaskan bahwa pengembangan fasilitas ini telah dipersiapkan secara matang dari sisi SDM, infrastruktur, hingga sistem layanan digital. Ia juga menegaskan bahwa RSHD mulai menerapkan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) di beberapa ruang layanan.

Ruang Madinah menjadi simbol pelayanan rawat inap terbaru dengan konsep kenyamanan dan nuansa spiritual. Layanan KRIS juga diterapkan di beberapa ruang lain seperti Safa (penyakit dalam PBI), Marwah (bedah), Mina (anak), dan Raudhah (paru dan infeksi).

Adapun Instalasi Patologi Anatomi diharapkan dapat mendukung proses diagnosis penyakit secara lebih akurat, sedangkan Poli Paru hadir sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan penanganan penyakit saluran pernapasan seperti TBC dan penyakit paru kronis lainnya.

“Sinergi semua pihak sangat dibutuhkan agar fasilitas ini terus berkembang dan bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Lista. (**)