
BENGKULU SELATAN, sahabatrakyat.com– Ketua Umum Mahasiswa Pencinta Alam (Mapetala) Bengkulu Ernest Albert Tamba didampingi pengurus Mapatela Novi dan Ayub Saputra, baru-baru ini kepada sahabatrakyat.com, mengemukakan, Mapelata Bengkulu kini tengah melakukan pemetaan dalam kegiatan pendampingan di Desa Air Tenam, Kecamatan Ulu Manna, Kabupaten Bengkulu Selatan, untuk mengembangkan ekowisata atau ekoturisme, yakni kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan.
Menurut Mapetala, Desa Air Tenam memilki potensi-potensi yang layak dikembangkan dengan pendekatan ekowisata tersebut, seperti air terjun Tiga Tingkat dan potensi wisata dan olahraga arung jeram Sungai Manna di desa itu. “Jadi selain potensi wisata alamnya, kami juga akan menggali potensi wisata budaya, sosial dan seni yang ada di sana,” kata mereka yang dihubungi terpisah.

Fajar Mukti, seorang traveler dan pegiat photografi, berpendapat, dengan potensi arung jeram dan air terjun Tiga Tingkat, Desa Air Tenam bisa menjadi salah satu desa wisata unggulan di Bengkulu Selatan. Apalagi, tambah Fajar yang baru berkunjung ke desa itu, jika Pemkab Bengkulu Selatan bisa mendukung inisiasi Mapetala Bengkulu itu.
“Yang masih harus disiapkan adalah infrastruktur. Misalnya jalan untuk kemudahan akses. Termasuk dukungan publikasinya,” kata mantan pengurus di divisi minat dan bakat Mapetala Bengkulu itu. (jean)







