Kepahiang — Pencarian Rehan Gustiawan (16), remaja asal Desa Taba Belet, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, berakhir duka. Korban yang dilaporkan hilang sejak Jumat malam (11/9/2026) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Telaga Hijau pada Minggu sore (13/9/2026).

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan setelah tiga jam operasi pencarian intensif di sekitar area telaga.

Peristiwa bermula saat Rehan pamit meninggalkan rumah pada Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIB untuk pergi ke kebun.

Hingga Sabtu dan Minggu pagi, remaja kelahiran 4 April 2009 itu tak kunjung pulang.

Keluarga dan warga setempat yang melakukan pencarian mandiri menemukan sepasang sandal milik Rehan tergeletak di tepi Telaga Hijau.

Temuan barang milik korban ini menjadi petunjuk awal dugaan Rehan tenggelam di danau tersebut.

Pelaksanaan Operasi SAR

Pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bengkulu pada Minggu (13/9/2026) pukul 13.00 WIB.

Menindaklanjuti laporan, Tim Rescue diberangkatkan ke lokasi pada pukul 13.12 WIB untuk menggelar operasi SAR.

“Kami menerima laporan Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) satu orang hilang pukul 13.00 WIB. Karena sandal korban ditemukan di tepi telaga, fokus pencarian langsung dipusatkan pada perairan,” kata Humas Basarnas Bengkulu, Mega Silva.

Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan dari Tim Rescue Basarnas Bengkulu, BPBD Kabupaten Kepahiang, Polsek Kepahiang, pemerintah desa, serta masyarakat setempat dengan menyisir permukaan air dan rencana penyelaman.

Korban Ditemukan dan Evakuasi

Sekitar pukul 16.00 WIB, jasad korban berhasil dideteksi setelah perahu karet (Rubber Boat / LCR) melakukan manuver gelombang di area terdampak.

“Korban telah berhasil ditemukan di sekitaran danau setelah tim melakukan manuver menggunakan LCR di sekitaran danau. Jenazah langsung dievakuasi untuk diserahterimakan kepada pihak keluarga,” ujar Mega Silva.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di Desa Taba Belet resmi ditutup. Jenazah korban kini telah dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.