
BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Bupati Bengkulu Utara Ir Mian, Sabtu (25/2/2017) secara resmi melaunching program pembagian bibit sayuran kepada masyarakat dalam rangka mendorong peningkatan dan ketahanan pangan. Acara itu dipusatkan di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan Bengkulu Utara.
Kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu, Evarini, MM, Balitbang Kementerian Ketahanan Pangan, Prof Rudi Hartono, Ketua TP-PKK BU Eko Kurnia Ningsih, Kepala Dinas Perdagangan BU Ir. Siti Qoriah Rosydiana, MM, dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan sejumlah kepala desa se-Kecamatan Kota Arga Makmur.

Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan BU, Casendra SP, saat dikonfirmasi sahabatrakyat.com menjelaskan, kegiatan ini amanat dari undang-undang yang bertujuan memotivasi kelompok atau individu rumah tangga pangan lestari (RTPL), dalam pemanfaatan halaman atau lahan pekarangan rumah masing-masing dan Kecamatan Kota Arga Makmur dijadikan sasaran awal sekaligus merupakan percontohan dari program ini.
“Ada sekitar 60 ribu bibit yang akan kita bagikan. Untuk tahap awal, kita ambil sampel untuk desa yang berada di dalam Kecamatan Kota Arga Makmur, berikutnya akan kita bagikan ke desa-desa di kecamatan lainnya,” papar Casendra.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan ProVinsi Bengkulu Evarini MM, mengatakan, tanaman pangan dapat dijadikan sebagai penunjang kebutuhan pangan sehari-hari, guna meminimalisir pengeluaran dalam rumah tangga itu sendiri. Ia sangat bangga dengan Pemkab BU melalui dinasnya yang mampu mengadakan bibit sebanyak 60 ribu yang akan dibagikan kepada kelompok masyarakat.
“Bibit yang dibagikan kepada RTPL dapat menghasilkan sayuran segar, sekaligus merupakan salah satu faktor penunjang yang dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga. Kita minta kepada dinas ketahanan pangan BU dapat mengecek di lapangan terkait dengan banyaknya penggunaan bahan organik, dan saya merasa bangga terhadap Bengkulu Utara yang mampu menyediakan bibit sayuran sebanyak 60 ribu,” jelasnya.
Bupati BU Ir Mi’an, mengatakan, kegiatan ini dapat menumbuhkan dan membangkitkan kepedulian masyarakat dalam membangun kearifan lokal. “Hal ini harus satu siklus, harus dikerjakan bersama, ketua TP-PKK menjadi garda terdepan dalam perekonomian kerakyatan,” kata Bupati Mian.

Bupati Mi’an berharap ke depan green house (rumah hijau untuk budidaya tanaman) tidak hanya di kabupaten, tapi dibangun juga di kecamatan dan juga desa-desa. “Siklus itu harus terus berjalan, berharap ketahanan pangan lestari berkelanjutan tidak terhenti ditengah jalan, kita harapkan juga green house ada di kecamatan dan di desa-desa. Surat edaran sudah kita buatkan agar semua kantor OPD, kantor Camat dan kantor desa diharuskan membuat rak untuk tanaman,” tutup Mi’an. (MS Firman)





