
BENGKULU UTARA, sahabatrakyat.com– Hanya dalam hitungan hari peristiwa kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Bengkulu Utara menelan dua korban nyawa.
Baru-baru ini (Sabtu, 2 September 2017), sekitar pukul 18.00 WIB, peristiwa lakalantas maut terjadi di jalan raya di Desa Tambak Rejo, Kecamatan Padang Jaya, Bengkulu Utara.
Tabrakan melibatkan mobil truk tangki tronton B 9257 SFU dengan sepeda motor Suzuki Satria FU BD 4502 EF.
Pengemudi truk tangki tronton Pertamina itu diketahui bernama Martadinata (49 tahun), warga Jl. Gelatik 10 No.30 Cempaka Permai, Kota Bengkulu.
Sementara pengendara sepeda motor bernama Aldo (23 tahun), petani, warga Desa Tanjung Harapan Kecamatan Padang Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara.
Berdasar hasil olah TKP Satlantas Polres Bengkulu Utara, kronologis peristiwa itu bermula ketika truk tangki yang melaju dari arah Gunung Selan menuju arah Padang Jaya dengan kecepatan sedang.
Saat melintas di TKP, jalan umum Desa Tambak Rejo Kec. Padang Jaya, jalan menikung ke kanan. Disaat bersamaan datang dari arah berlawanan sepeda motor yang dikendarai Aldo dengan kecepatan tinggi (di tikungan) lalu terjatuh.
“Diduga kaget dan pengendaranya terjatuh mengarah ke ban belakang sebelah kanan mobil truk, karena jarak yang sudah sangat dekat sehingga terjadilah laka lantas,” terang Kapolres BU AKBP Andhika Vishnu SIK melalui Kasat Lantas AKP Hendriyato P Hutasoit, SH, S.IK.
Akibat kecelakaan itu, pengendara sepeda motor meninggal dunia. Sementara sepeda motor korban mengalami kerusakan di bagian depan dan samping kiri.
Mahasiswi Asal Lebong
Sebelumnya, Kamis (31/8/2017) sekitar pukul 12.30 WIB, lakalantas hingga merenggut nyawa terjadi di jalan umum Desa Kembang Seri, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah.
Tabrakan terjadi antara sepeda motor Honda Vario BD 6449 CI yang dikendarai Ayu Wandira bertabrakan dengan sepeda motor Yamaha Vixion BD 4460 EO yang dikendarai Junaidi.
Diketahui, Ayu Wandira (19 tahun) masih berstatus mahasiswi. Dia warga asal Kelurahan Taba Anyar Kecamatan Lebong Selatan, Kabupaten Lebong.
Sementara Junaidi (16 tahun), pengendara Yamaha Vixion, masih berstatus pelajar, warga Desa Kembang Seri, Kecamatan Talang Empat, Kabupaten Bengkulu Tengah.
Kecelakaan itu bermula ketika Honda Vario yang dikendarai Ayu melaju dari arah Kota Bengkulu menuju arah Curup dengan kecepatan tinggi.
Sesampainya di jalan Desa Kembang Seri, Ayu memacu kuda besinya dan mengambil jalur kanan karena hendak mendahului mobil dump truck Hino BG 8355 UL yang berjalan di depannya.
Naas, saat bersamaan dari arah berlawanan datang sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai Junaidi. Karena jarak yang sudah dekat sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas tersebut.
Ayu terpental ke kolong mobil mobil dump truck hingga terlindas. Akibatnya Ayu meninggal dunia. Sementara Junaidi menderita luka berat.
Penulis: MS FIRMAN
Editor: JEAN FREIRE





