MUKOMUKO, sahabatrakyat.com– Pejabat Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengusulkan program optimasi lahan (Opl) persawahan seluas 1.176 hektare yang terbengkalai di daerah itu.
“Kami mengusulkan program optimasi lahan (Opl) sawah tersebut. Selain itu pembangunan jaringan irigasi atau embung di lahan tersebut,” kata Kabid Tanaman Pangan dan Holtukultura Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Hari Mustaman, di Mukomuko, Minggu (8/10/2017).
Seluas 1.176 dari 9.370 hektare lahan baku untuk sawah yang tersebar di sejumlah kecamatan di daerah itu yang terbengkalai atau belum pernah ditanami tanaman pertanian.
Ia menyebutkan, lahan seluas 1.176 hektare tersebut tersebar di Kecamatan Kota Mukomuko seluas 134 hektare, Kecamatan XIV Koto seluas 392 hektare, Kecamatan Teras Terunjam seluas 74 hektare, Kecamatan Sungai Rumbai 87 hektare, Kecamatan Malin Deman 271 hektare, Kecamatan Ipuh 200 hektare.
Ia menjelaskan, penyebab lahan seluas ribuan hektare tersebut tidak ditanami padi karena belum adanya air irigasi, selain itu lahan tersebut rawa dan dekat dengan pantai sehingga tidak sesuai ditanami sawit.
Menurutnya, solusinya adalah optimasi lahan (Opl) agar lahan tersebut bisa dimanfaatkan menjadi sawah. Selain itu pembangunan jaringan irigasi atau embung di lahan tersebut.
“Meskipun lahan itu tidak berada dalam irigasi teknis, namun lahan itu bisa menjadi sawah tadah hujan. Untuk itu harus ada jaringan irigasi dan embung di lokasi tersebut,” ujarnya.
Ia menerangkan, untuk mengoptimalkan lahan tersebut menjadi sawah, tidak cukup hanya program Opl, pembangunan jaringan irigasi dan embung, termasuk kesadaran warga menggarap lahan itu. (**)
Editor: JEAN FREIRE





