BEM Unihaz Tuntut Pengembalian Biaya Wisuda

BENGKULU, sahabatrakyat.com- Presiden BEM Unihaz Bengkulu Thio Heldo Suchen mendesak pihak rektorat mengembalikan biaya wisuda hingga 50 persen dari yang sudah disetorkan para wisudawan/wisudawati. Alasannya, acara wisuda yang dilaksanakan tidak seperti yang diperkirakan atau sebanding dengan biaya yang dibebankan.

Desakan itu disampaikan Thio setelah BEM Unihaz menerima keluhan dan pengaduan sejumlah mahasiswa Unihaz yang baru saja diwisuda, Senin, (28/09/2020). “Kami juga sudah layangkan surat keberatan ke pimpinan kampus, namun tak digubris,” kata Thio dalam rilisnya ke sahabatrakyat.com.

Thio mengatakan, surat keberatan disampaikan sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka minta ada tanggapan pada pukul 17.00 WIB. Namun pihak rektorat justru tak ada di tempat saat mereka sambangi.

“Kami sangat menyayangkan akan perlakuan pimpinan kampus yang mengabaikan keluh-kesah dari orang yang merasa dirugikan ini. Menurut kami seperti ini, kalau kegiatan dilakukan hanya setengah dari acaranya, seharusnya pembiayanya juga bisa setengah,” kata Thio.

Thio menandaskan, BEM Unihaz mewakili wisudawan masih menunggu keputusan kampus untuk dapat mengembalikan 50 persen biaya yang sudah disetor.

“Kami minta pihak kampus untuk menjelaskan rincian biaya pengeluaran yang dikeluarkan dalam kegiatan atau acara wisuda tahun 2020. Dan mengindahkan press release yang disampaikan BEM dan perwakilan wisudawan/i dari perwakilan 6 fakultas,” katanya.

Apa tanggapan pimpinan Unihaz?

Sayangnya, Edy, Wakil Rektor III yang dikonfirmasi  tak menjawab pertanyaan sahabatrakyat.com.


Pewarta: Aka Budiman