Dedi Yanto Beber Alasan OSO Dukung Helmi

Helmi Hasan saat bertemu dengan OSO di kediaman OSO di Jakarta/Foto: Istimewa

BENGKULU, sahabatrakyat.com Jalan Helmi Hasan menuju kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bengkulu kian lapang. Ini setelah Partai Hanura memastikan arah dukungan bagi Ketua DPW PAN Provinsi Bengkulu itu.

Dukungan ke Helmi Hasan bahkan disampaikan langsung oleh Ketua Umum DPP Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) dalam pertemuan di Jakarta, Jumat (12/06/2020).

Kepada sahabatrakyat.com, Dedi Yanto SPt, Ketua Tim 5 Pemenangan Helmi Hasan, mengatakan pertemuan itu dihadiri langsung delegasi PAN dan Hanura Bengkulu.

“Ada saya sendiri, Pak Wali, Helmi Hasan, Dempo Xler. Sementara dari Hanura ada Ketua-nya Muslihan DS, Sekjen Usin Abdi Syah Sembiring dan Ketua Tim Penjaringan Zamzami Putrado,” sebut Dedy.

Dikatakan Dedy, dukungan OSO ke Helmi itu sendiri pertama-tama bukan karena faktor partai, tetapi lebih karena persahabatan antara Zulkifli Hasan dan OSO.

Seperti jamak diketahui Zulkifli Hasan yang kini juga Ketua Umum DPP PAN adalah saudara kandung Helmi Hasan.

“OSO bilang bahwa dia kenal baik dengan keluarga besar Helmi Hasan. Karena dia bersahabat dengan Zulkifli Hasan ketika sama-sama di MPR RI. Jadi betul-betul berteman,” cerita Dedy yang juga Anggota DPRD Kota Bengkulu ini.

Helmi Hasan dan Muslihan DS bersama delegasi masing-masing partainya saat di Jakarta/Foto: Istimewa

Faktor kedua, lanjut Dedy, adalah kinerja dan program-program kerja Helmi Hasan selama memimpin Kota Bengkulu. Termasuk dalam kerja-kerja penanganan wabah corona.

“Program seribu jalan mulus, rumah sakit, menolong warga yang sakit. Selama pandemi ini ada paket rasmi, PDAM gratis dan lainnya mendapat apresiasi dari OSO,” ujar Dedy.

Dedy menambahkan, Hanura sendiri juga mengajukan Muslihan DS sebagai calon pendamping atau Cawagub bagi Helmi Hasan. Bagi Dedy, Muslihan memang sosok yang baik dan sarat pengalaman.

“Beliau mantan bupati dua kabupaten, purnawirawan TNI yang sudah sangat sipil,” imbuhnya.

Di sisi lain, Dedy mengakui kursi PAN dan Hanura belum cukup untuk mengusung pasangan kandidat. Karena itu komunikasi dengan partai lain masih dan terus dibangun.

“Jadi mohon doa restunya. Kalau Allah berkehendak, tak ada yang tak mungkin. Allah akan mudahkan. Karena niatnya ini untuk membahagiakan, maka prosesnya juga harus membahagiakan. Insya Allah,” tutup Dedy.


Pewarta: AKA BUDIMAN