Di Lokasi Objek Wisata, Warga Abaikan Protokol Kesehatan

LEBONG, sahabatrakyat.com Di hari kedua momentum lebaran Idul Fitri 1442
H, sejumlah kawasan wisata di Kabupaten Lebong mulai dipadati pengunjung. Sayang, sebagian warga yang datang mengabaikan protokol kesehatan (Prokes). Selain tak pakai masker, mereka juga terkesan menciptakan kerumunan.

Kondisi yang dikhawatirkan bisa memicu kluster baru penularan Covid-19 itu misalnya terpantau di objek wisata Danau Tes, Lebong Selatan. Sejumlah
warga yang ada di lokasi tidak mengenakan masker sama sekali. Atau ada yang membawa masker tapi tidak mengenakannya dengan tepat.

Tokoh Pemuda Lebong Gunawan mengatakan selain tak pakai masker, di
lokasi wisata itu juga minim fasilitas prokes seperti tempat mencuci tangan dan lain-lainnya.

“Bukankah konsekuensi dari dibukanya obyek wisata di Kabupaten Lebong
mesti disertai dengan ketaatan terhadap Prokes dalam upaya pencegahan
penyebaran Covid-19 dan menjaga Lebong tetap zona hijau,” tulis Gunawan
dalam Whats App Group Seputar Lebong, Jumat (14/05/2021).

Gunawan yang juga Ketua ASKAB Lebong berharap kondisi yang terjadi saat ini tidak berdampak dengan meningkatnya angka penularan Covid-19 setelah lebaran nanti.

“Semoga, harapan dan doa kita Lebong tercinta baik-baik saja. Semoga
sesuai yang kita semua harapkan bahwa Lebong tetap zona hijau,” katanya.

Dilarang Masuk

Sementara itu di lokasi wisata Air Putih Desa Bioa Putiak, Kecamatan Pinang  Belapis, kondisinya sedikit berbeda.

Kapolres Lebong AKBP Ichsan Nur mengatakan, petugas melarang warga yang tak pakai masker masuk ke lokasi wisata.

“Panitia kami tekan. Pengunjung kita himbau langsung,” kata Kapolres yang
juga wakil ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Lebong. Ichsan
mengatakan, para pengunjung atau wisatawan itu merupakan warga lokal.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Rachman mengatakan, terkait dengan
penindakan warga yang melanggar Prokes bukan ranah Dinas Kesehatan.
“Kalau kami ke soal penanganan kasus. Untuk penindakan silakan konfirmasi
ke Satpol PP atau kepolisian,” kata Rachman.

Sebelumnya, Pemkab Lebong memang tidak melarang atau menutup objek wisata. Namun warga yang berkunjung tetap diingatkan mematuhi protokol
kesehatan sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Satgas Penanganan
Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tertanggal 6 Mei 2021.

Soal masih ada warga yang abaikan Prokes, Ketua Komisi I DPRD Lebong Wilyan Bachtiar meminta agar Satgas bertindak tegas. Bahkan ia minta supaya Satgas memeriksa izin pengelola wisata yang tidak mematuhi Prokes.

“Harusnya yang buka objek wisata tanggung jawab. Coba ditanya surat pemberitahuan nya ke Satgas. Kalau tak ada izin berarti ilegal. Izin gak ada,  Prokes gak dipenuhi, bubarkan saja,” tegas Wilyan.


Pewarta: Mhitra Naibaho