Terduga pelaku begal berinisial AS warga  Talang Benih tewas saat dalam upaya penanganan medis

REJANGLEBONG, sahabatrakyat.com- Seorang pelaku begal sepeda motor yang kerap beraksi dan sudah berulangkali masuk Lapas terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas saat menyerang petugas yang hendak mengamankan pelaku saat berusaha kabur membawa barang hasil aksinya.

Pelaku yang ditembak petugas tersebut diketahui adalah warga Gang A. Manaf Kelurahan Talang Benih Kecamatan Curup berinisial AS (35). AS sendiri diketahui adalah spesialis pelaku curat dan curas dan sudah 6 kali tercatat menjalani pembinaan di Lapas.

“Pelaku ini diketahui berinisial AS (35) warga Curup, memang sudah meresahkan masyarakat, AS seorang residivis kasus curas, curat dan sudah 6 kali masuk Lapas di Bengkulu,” terang Kapolres Rejang Lebong AKBP. Tonny Kurniawan dalam keterangannya.

Tindakan tegas terukur yang diambil petugas diterangkan Kapolres lantaran pelaku sudah menyerang petugas bahkan sudah sempat terjadi pergumulan. Bahkan pelaku sempat mengayunkan sajam jenis pisau kepada petugas, meski petugas sudah sempat memberikan tembakan peringatan dan menembak bagian kaki pelaku.

“Pelaku ini sudah diberikan tembakan peringatan, kemudian sudah dilumpuhkan dengan memberikan tembakan pada bagian kaki, namun terus berusaha melawan, sempat menyerang petugas dengan pisau yang dimiliknya, sempat pula terjadi pergumulan dengan petugas,” ujar Kapolres.

Lantaran terus berusaha melawan dan dapat membahayakan petugas yang akan mengamankan pelaku di lapangan, kemudian kembali diambil tindakan tegas terukur dan mengenai bagian punggung pelaku.

Berhasil dilumpuhkan pelaku kemudian diamankan dan langsung dibawa ke rumah sakit dalam kondisi terluka dan masih hidup. Meski sempat dilakukan upaya penyelematan oleh tim medis namun kemudian pelaku meninggal dunia di RS. Annisa Simpang Nangka sekitar pukul 16.00 WIB.

“Saat ini jenazah pelaku sudah diserahkan kepada pihak keluarganya. Penyerahan jenazah terduga pelaku AS kepada pihak keluarganya dilaksanakan pada Minggu, 22 Mei 2022 sekitar pukul 00.40 WIB,”terang Kapolres.

Motor korban yang dirampas pelaku

Berdasar data yang dirilis Polres Rejang Lebong melalui Group WA Polres Rejang Lebong diketahui, kronologis kejadian bermula Sabtu 21 Mei 2022 sekitar pukul 13.30 WIB Polres Rejang Lebong mendapatkan laporan korban pembegalan bernama Saparudin (65) tukang ojek warga Talang Rimbo Baru Kecamatan Curup Tengah dengan lokasi kejadian di kawasan Desa Lubuk Ubar Kecamatan Curup Selatan dimana satu unit sepeda motor jenis metic Nopol BD 2291 KR yang digunakannya untuk ngojek dibawa kabur pelaku begal yang berjumlah dua orang.

Berbekal informasi tersebut kemudian Polres Rejang Lebong beserta jajaran langsung melakukan upaya pencarian dan pencegatan kemungkinan pelaku berusaha melarikan diri. Sekitar pukul 14.17 WIB anggota Polsek Sindang Kelingi yang sedang melakukan pencegatan di jalan lintas Curup-Lubuk Linggau tepatnya di depan Mapolsek melihat pelaku bersama rekannya dengan mengendarai sepeda motor yang diduga milik korban yang mengurungkan niat untuk melintas dan langsung putar arah kembali ke arah Curup.

Melihat hal tersebut anggota Polsek Sindang Kelingi langsung berusaha melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku. Berhasil dihentikan satu orang pelaku langsung melarikan diri ke dalam kebun warga, sementara satu orang lainnya yang tak lain adalah AS melakukan upaya perlawanan dengan cara menyerang petugas dengan sajam miliknya.

Mendapati penyerangan tersebut, anggota Polsek Sindang Kelingi langsung berusaha melumpuhkan pelaku dengan memberikan tembakan ke arah kaki sebanyak satu kali, namun pelaku masih terus menyerang anggota hingga kembali dilumpuhkan.

Usai dilumpuhkan pelaku yang masih dalam kondisi hidup tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit. Sekitar pukul 15.04 WIB tiba di RS. Annisa Simpang Nangka pelaku langsung untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun setelah sekitar satu jam dirawat, sekitar pukul 16.00 WIB pelaku meninggal dunia dan langsung dirujuk ke RSUD Curup Jalur Dua untuk dilakukan otopsi.

Selain berhasil mengamankan pelaku, diketahui pula petugas Polsek Sindang Kelingi juga berhasil mengamankan barang bukti 1 unit sepeda motor metic warna merah milik korban, sebilah senjata tajam jenis pisau yang digunakan pelaku menyerang petugas dan 1 set kunci leter T.

Sementara itu satu orang rekan pelaku yang berhasil kabur, ditegaskan Kapolres saat ini masih dalam upaya pengejaran pihaknya.”Kami masih melakukan upaya pengejaran terhadap satu rekan terduga pelaku yang masih kabur, anggota saat ini masih di lapangan, dan kami himbau sebaiknya untuk segera menyerahkan diri saja,”akhirnya. (brn)